Pemerintah Ingin Sirkuit Mandalika Bisa Gelar F1, Emang Sirkuitnya Sudah Standar Balapan Mobil?
INDOZONE.ID - Pemerintah melalui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno membuka peluang agar Sirkuit Mandalika di Lombok dapat menggelar balapan Formula 1 (F1) di masa mendatang.
Hal ini mengingat Sirkuit Mandalika memberikan dampak ekonomi yang positif setelah menggelar dua edisi MotoGP.
“Berangkat dari kesuksesan MotoGP tahun 2022 dan 2023, kami berencana mengajukan Sirkuit Mandalika menjadi tuan rumah ajang Formula One (F1). Saya melihat bahwa gelaran event internasional ini mampu menggerakkan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” tulis Sandiaga Uno di akun Xnya.
Baca Juga: Siap-siap! Tilang Uji Emisi di Jakarta akan Kembali Berlaku per 1 November
Menteri yang akrab disapa Sandi itu pun mengaku pihaknya telah melakukan pengkajian. Jika menguntungkan, maka akan diajukan untuk gelaran F1.
“Sampai sekarang, kami masih mengkaji ulang seandainya menguntungkan akan kita ajukan,” lanjut dia.
Nah yang jadi pertanyaan, memangnya Sirkuit Mandalika sudah sesuai standar untuk bisa menggelar balapan mobil?
Baca Juga: Viral Sopir Fortuner Pelat Polri Hentikan Pemobil Sambil Ancam Pakai Besi, Polisi Turun Tangan
Balapan F1 sangat mahal
Seperti yang diketahui bersama, balapan grand prix F1 membutuhkan biaya yang sangat besar.
Infrastruktur sirkuit untuk balapan jet darat tersebut lebih rumit ketimbang balapan motor, sehingga beban biaya yang dikeluarkan juga sangat mahal.
Berdasarkan beberapa sumber, membangun sebuah sirkuit F1 akan menghabiskan biaya paling tidak sebesar 250 juta dolar AS hingga 350 juta dolar AS atau sekitar Rp3,9 triliun hingga Rp5,5 triliun.
Baca Juga: Inovasi Mengejutan Ferrari, Terima Kripto Sebagai Pembayaran Mobil Mewah
Besaran biaya tersebut akan bergantung pada lokasi di mana sirkuit berdiri, ukuran hingga desainnya.
Belum lagi, biaya kontrak tuan rumah yang harus dibayarkan ke F1 dari yang termurah 15 juta dolar AS atau sekitar Rp235 miliar seperti Sirkuit Jalan Raya Monaco hingga yang termahal 55 juta dolar AS atau Rp864 miliar seperti Sirkuit Losail Qatar.
Sementara itu, Sirkuit Mandalika yang dari awal hanya didesain untuk balapan motor menelan biaya hingga Rp2 triliun pada saat pembangunannya kala itu.
Tentu saja, Sirkuit Mandalika harus memperbarui beberapa infrastrukturnya agar dapat menggelar balapan F1.
Baca Juga: MotoGP Diharapkan Bisa Kokohkan Posisi NTB Jadi Destinasi Wisata Olahraga
Harus sesuai standar FIA
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) Ricky Baheramsjah mengatakan bahwa secara teknis, Sirkuit Mandalika bisa dipakai untuk balapan motor dan mobil.
Namun untuk menggelar FI, Sirkuit Mandalika ahrus memenuhi standar dari Fédération Internationale de l'Automobile (FIA).
Dengan Sirkuit Mandalika yang didesain untuk balapan motor, tentu saja ada penambahan yang harus dilakukan untuk memenuhi standar FIA. Sudah pasti, biayanya pun sangat mahal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber