Rabu, 17 APRIL 2024 • 16:30 WIB

Viral Aksi Kejar-kejaran Pelaku Tabrak Banyak Korban di Bekasi, Simak Faktanya

Author

Pelaku tabrak lari dicegat warga di jalan tol.

INDOZONE.ID - Media sosial dibuat heboh dengan adanya video merekam aksi massa menghentikan sebuah mobil, dengan narasi yang tersebar menyebutkan jika pemobil itu merupakan pelaku tabrak lari. Polisi membeberkan fakta-fakta di balik insiden viral ini.

Dilihat Indozone dalam akun Instagram @bekasi.terkini, tampak video menampilkan sejumlah orang yang sudah berkumpul di pintu Tol Margajaya, Kota Bekasi.

Tampak pula video menampilkan mobil Yaris putih yang sudah dalam keadaan ringsek, baik pada sisi depan maupun belakang.

Baca Juga: Demi Kejar Pesawat, Franco Morbidelli ‘Bajak’ Motor Patroli Usai Balapan di Mandalika

Narasi yang tersebar menyebutkan pemobil itu dikejar lantaran melakukan aksi tabrak lari. Disebutkan, ada aksi kejar-kejaran yang dilakukan oleh massa saat itu.

"Pelaku dikejar warga sampai mutar-mutar Stasiun Bekasi, Terminal Bekasi, Unisma dan akhirnya balik lagi ke Tol Margajaya dan ketangkap di dalam Tol Margajaya. Korban kurang lebih 15 orang," tulis akun tersebut dalam postinganya seperti dilihat pada Rabu (17/4/2024).

Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Wandi Suwandhi menyebut peristiwa itu terjadi pada Selasa, 16 April 2024 malam, saat pelaku sedang mencari makanan. Peristiwa bermula saat pemobil Yaris yang masih berstatus pelajar berinisial MH (16) menyerempet satu pemotor.

"Di situ nyerempet satu motor. Pihak mobil Yaris sudah turun termasuk tanggung jawab, tapi datang tiga orang mendatangi mobil, miss komunikasi di situ, adu mulut, mobilnya digedor," kata Wendi.

MH kemudian melanjutkan perjalananya karena merasa ketakutan hingga menabrak sejumlah pemotor yang lain. Tak sampai disitu, pelaku juga menyerempet dua mobil lainnya.

"Jadi total ada 11 motor, ada dua mobil yang dirugikan. Brio sama Calya," ungkap Wendi.

Singkat cerita, polisi mempertemukan kedua belah pihak baik pelaku bersama orangtuanya, termasuk para korban yang merasa dirugikan. Hasil mediasi antar kedua belah pihak, mereka sepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum.

"Semua pihak, luka ringan, lecet-lecet saja, motor rusak semua sudah diberikan biaya perbaikan oleh orangtuanya. Motor ada 11, mobil ada dua," pungkasnya.

Writer: Victor Median

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU