INDOZONE.ID - Mobil CKD (Completely Knocked Down) adalah sebuah istilah yang sering digunakan dalam industri otomotif.
Istilah ini merujuk pada proses perakitan mobil yang dilakukan di negara tujuan, setelah mendapatkan bagian-bagian mobil dalam bentuk terpisah atau knocked down.
Namun, sebenarnya apa sih, pengertian dari mobil CKD? Apa perbedaannya dengan mobil CBU? Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
Pengertian Mobil CKD yang Harus Kamu Pahami
Secara sederhana, CKD adalah cara bagi produsen mobil untuk memanfaatkan tenaga kerja lokal, dan fasilitas produksi di negara lain.
Proses ini juga memberikan keuntungan dalam hal biaya operasional, dan penyesuaian produk sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.
Di Indonesia, misalnya, beberapa mobil yang diproduksi pabrikan asing, dilakukan perakitan secara lokal dengan menggunakan komponen CKD. Hal ini juga mendukung pertumbuhan industri otomotif domestik, serta menciptakan lapangan kerja.
Selain itu, mobil CKD sering kali memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan mobil CBU (Completely Built Up), karena adanya pengurangan biaya pajak dan biaya impor.
Baca Juga: Denza D9 Resmi Meluncur di Indonesia: Pilihan Baru MPV Listrik Premium
Di sisi lain, mobil CBU (Completely Built Up) adalah mobil yang diproduksi dan dirakit sepenuhnya di negara asal pabrik, lalu dikirim dalam kondisi utuh ke negara tujuan.
Artinya, mobil CBU sudah siap pakai dan tidak membutuhkan perakitan lebih lanjut di negara tujuan.
Meskipun mobil CBU memiliki kualitas yang sudah terjamin karena dibuat di pabrik asal, mobil jenis ini cenderung lebih mahal. Hal itu disebabkan biaya impor lebih tinggi, termasuk pajak dan bea masuk yang dikenakan pemerintah terhadap barang-barang impor.
Selain itu, transportasi mobil CBU dari negara asal ke negara tujuan, juga menambah biaya yang membuat harga mobil CBU semakin mahal.
Lalu, apa perbedaan mobil CKD dan CBU? Berikut penjelasannya!
Perbedaan Mobil CKD dan CBU
1. Proses Produksi dan Pengirimannya Berbeda
Perbedaan utama antara mobil CKD dan CBU terletak pada proses produksi dan pengirimannya. Untuk mobil CKD, komponen atau bagian-bagian utama mobil dikirim dalam bentuk terpisah dari pabrik asalnya, kemudian dirakit di negara tujuan.
Baca Juga: Apa Itu Mobil Hybrid dan Kelebihannya?
Proses ini mengharuskan produsen untuk mengirimkan mobil dalam keadaan belum sepenuhnya siap pakai, dan bagian-bagian mobil yang terpisah itu, akan dirakit di fasilitas perakitan yang ada di negara tersebut.
Sebaliknya, mobil CBU sudah diproduksi dan dirakit sepenuhnya di negara asal pabrik. Setelah mobil selesai diproduksi, mobil CBU dikirim dalam kondisi utuh dan siap digunakan tanpa perlu perakitan lebih lanjut di negara tujuan.
2. Biaya dan Harga Jual
Selain itu, perbedaan ini juga mempengaruhi harga jual kendaraan. Mobil CKD umumnya lebih terjangkau dibandingkan mobil CBU.
Baca Juga: Ini 5 Tips Merawat Mobil Hybrid Toyota Terbaru 2024 Supaya Awet, Kamu Harus Tahu!
Hal ini disebabkan pengurangan biaya impor dan pajak yang lebih rendah, karena bagian-bagian mobil yang dikirim dalam bentuk terpisah, dan tidak dikenakan pajak yang setinggi mobil utuh.
Di sisi lain, mobil CBU lebih mahal karena biaya impor yang lebih tinggi, yang mencakup pajak dan bea masuk yang harus dibayar ketika mobil tersebut tiba di negara tujuan. Biaya pengiriman mobil CBU dari negara asal juga menambah harga jual kendaraan.
3. Berdampak Pada Industri Otomotif di Indonesia
Dampak dari penggunaan mobil CKD terhadap industri lokal juga cukup signifikan. Karena perakitan dilakukan di negara tujuan, hal ini membantu mengembangkan industri perakitan lokal dan menciptakan lapangan kerja.
Baca Juga: Pengertian dan Kelebihan Mobil MPV Dibanding Jenis Lainnya, Simak Selengkapnya!
Sebaliknya, mobil CBU lebih mudah didapatkan karena sudah datang dalam keadaan siap pakai. Namun, tidak memberikan dampak besar pada perkembangan industri lokal, karena perakitan mobil sudah dilakukan sepenuhnya di luar negeri.
Nah, jadi itu dia penjelasan mengenai pengertian mobil CKD dengan CBU beserta perbedaannya yang harus kamu ketahui.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wuling.id, GAIKINDO