Sabtu, 31 MEI 2025 • 11:05 WIB

Drama Jorge Martin dan Aprilia: Di antara Etika, Kontrak, dan Ketertarikan Honda

Author

Pebalap Prima Pramac, Jorge Martin juara MotoGP Portugal 2024.

INDOZONE.ID - Jorge Martin kabarnya mengambil keputusan untuk keluar di Aprilia di akhir tahun 2025, setahun lebih cepat dari kontrak yang baru berakhir di akhir tahun 2026.

Keputusan itu kemudian memyulut polemik. Jorge Martin dan Aprilia berbeda pandangan terkait kontrak yang mengikat keduanya.

Jorge Martin Menegaskan Tidak Melanggar Kontrak

Jorge Martin melalui akun Instagramnya @89jorgemartin menegaskan dirinya tidak pernah melanggar kontrak dengan Aprilia.

“Ketika kami menandatanganinya, saya setuju dengan Aprilia bahwa jika keadaan tertentu tidak terpenuhi, saya berhak menentukan masa depan saya untuk tahun 2026. Syarat ini penting bagi saya untuk menerima proposal kontrak yang Aprilia tawarkan ke saya saat itu,” tegasnya.

Jorge Martin punya alasan memasukkan syarat kontrak tersebut. Saat itu, ia masih berusaha mengetahui kemampuan motor dan budaya kerja di Aprilia.

“Dengan cara ini saya bisa nyaman menandatangani kontrak selama dua tahun, bukan satu tahun. Jadi kami memasukkan syarat ini,” ungkapnya.

Jorge Martin masih membuka diri untuk berbicara dengan Aprilia. Namun Aprilia belum membuka ruang pembicaraan karena masih berpegangan kepada kontrak yang berakhir 2026.

"Itulah sebabnya saya selalu terbuka dengan Aprilia untuk memperpanjang kerja sama ini. Tujuannya adalah agar kedua belah pihak dapat saling memberikan kesempatan kedua dan merasa nyaman sebelum membuat keputusan untuk 2026,” ujarnya.

Baca Juga: VW ID.Buzz Resmi Diperkenalkan di Pasar Mobil Listrik Indonesia, Gimana Spesifikasinya?

Etika dibalik Konflik Jorge Martin di Aprilia.

CEO Aprilia, Massimo Rivola, sadar kemampuan motor mereka agaknya diragukan oleh Jorge Martin. Itu sebabnya, ia memberi pesan tegas bahwa Motor RS-GP25 bisa menang balapan.

Hal itu menyusul kemenangan Marco Bezzecchi di Sirkuit Silverstone dengan menunggangi RS-GP25. Nyatanya, hal itu tidak memengaruhi keputusan Jorge Martin.

Namun ada persoalan etika yang mencuat di balik polemik kontrak Jorge Martin dan Aprilia.

Dalam kontrak memang terdapat klausul performance. Jika Jorge Martin tidak berada di posisi lima besar hingga enam balapan pertama, dia punya hak untuk memutus kontrak di akhir tahun 2025.

Masalahnya, Aprilia tidak akan mampu memenuhi ketentuan performance tersebut. Penyebabnya, tak lain dan tak bukan justru, karena Martin saat ini mengalami cedera sehingga tidak punya cukup waktu untuk menilai kecocokan motor RS-GP 25 dengan dirinya.

Meskipun jika penyelesaiannya akan dibawa sampai pengadilan, peluang Jorge Martin untuk memenangkan gugatan cukup besar. Sebab, kontrak yang tertulis tidak mencantumkan syarat dan ketentuan berlaku.

Kelanjutan polemik kontrak ini bisa memunculkan persepsi negatif publik terhadap Jorge Martin, yang berpredikat sebagai seorang juara dunia. Ia dianggap kurang beretika.

Apalagi sejak memperkuat KTM dan Pramac Ducati dia selalu berpisah dengan tim dalam situasi yang tidak kondusif.

Baca Juga: 5 Fitur Suzuki XL7 Alpha Hybrid 2025 yang Bikin Kamu Nyaman dan Aman Sepanjang Perjalanan

Ketertarikan Honda Merekrut Jorge Martin

Bukan rahasia umum kalau Honda tertarik untuk mengontrak Jorge Martin di tahun 2026.

Jorge Martin diproyeksikan untuk menggantikan Luca Marini yang saat ini mengalami cedera dan juga tak kunjung tampil baik di Honda.

Martin dikabarkan akan ditawari gaji lebih besar dibandingkan di Aprilia, serta tawaran kontrak tiga tahun sampai 2029.

Team Manager Honda HRC Castrol, Alberto Puig dalam suatu kesempatan mengaku bodoh bila Honda tidak tertarik dengan Jorge Martin.

Ini menandakan potensi Jorge Martin sebagai juara dunia masih dilirik oleh tim lain, meskipun saat ini masih bermasalah dengan Aprilia.

Drama antara Jorge Martin dan Aprilia sepertinya belum akan berakhir sampai kita mengetahui apakah Jorge Martin tetap bertahan di Aprilia untuk tahun depan, atau berpindah ke Honda.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MotoGP

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU