Rabu, 04 JUNI 2025 • 15:20 WIB

Dealer Utama BYD Tiba-Tiba Tutup Buat Ribuan Konsumen Rugi, Ada Masalah Apa Sih?

Author

Lebih dari 20 dealer BYD di China, mendadak tutup bikin rugi konsumen.

INDOZONE.ID - Lebih dari 20 dealer BYD bermerek "Qian" di Provinsi Shandong, China, mendadak tutup sejak April 2025.

Ribuan pelanggan yang sudah bayar di muka untuk layanan asuransi, perawatan, hingga servis seumur hidup kini ditinggalkan tanpa kejelasan.

Masalah serius Beberapa hanya meninggalkan bangunan kosong dan dua staf yang berjaga.

Salah satu yang paling disorot adalah Dealer Jinan Qiansheng, yang dulu dikenal sebagai "Dealer BYD nomor 1 di China." Kini, dealer tersebut nyaris kosong dan tak lagi beroperasi seperti biasa.

Dampaknya langsung terasa. Lebih dari seribu konsumen yang sudah membayar di muka untuk layanan seperti “asuransi bersama tiga tahun,” paket perawatan, pewarnaan kaca, perlindungan rangka, hingga servis seumur hidup, kini tidak bisa lagi menggunakan layanan yang dijanjikan.

Sebagian dari mereka kini bergabung membentuk kelompok perlindungan hak konsumen. Mereka menuntut penjelasan dan pertanggungjawaban dari pihak dealer maupun BYD.

Baca Juga: BYD Diperingatkan Kominfo Gara-Gara Belum Daftar sebagai PSE Privat, Nanti Bisa Diblokir

Banyak konsumen mengaku ditawari promosi menggiurkan soal layanan “asuransi tiga tahun” saat beli mobil. Namun, mereka harus bayar di muka sekitar 10.000–15.000 yuan atau sekitar Rp22.500.000- Rp33.750.000.

Lebih dari 20 dealer BYD bermerek "Qian" di Provinsi Shandong, China, mendadak tutup sejak April 2025.

Dealer berjanji akan mengganti premi tahun kedua dan ketiga setelah pelanggan membayar premi tahunan pertama.

Tapi sejak April, banyak dari mereka yang sudah bayar premi tambahan tidak lagi menerima penggantian seperti yang dijanjikan.

Setelah showroom kosong, mereka sadar kalau dealer tempat mereka beli mobil sudah kolaps.

Pemain Besar

Qiancheng sendiri adalah pemain besar di Shandong. Berdiri sejak 2014, perusahaan ini pernah jadi mitra strategis utama BYD dan mengelola lebih dari 20 dealer BYD dengan omzet tahunan sampai 3 miliar yuan (setara Rp6,7 triliun) dan 1.200 lebih karyawan.

Baca Juga: Dibanderol Rp390 Juta, Ini Fitur yang Tak Ada di BYD Atto 3 Advanced STD

Pada April 2024, CEO BYD Wang Chuanfu bahkan sempat berkunjung ke kantor pusat Qiancheng di Jinan.

Saat itu, publik menganggapnya sebagai bukti bahwa Qiancheng adalah dealer andalan. Tapi ternyata, masalah keuangan sudah mulai muncul diam-diam sejak 2024.

Mantan pegawai menyebut perusahaan mulai menunggak gaji hingga enam bulan sejak tahun lalu.

Artinya, krisis ini sudah berkembang lama sebelum akhirnya meledak ke publik.

Namun kini, baik BYD maupun Qiancheng saling lempar tanggung jawab. Dalam pernyataan resmi 28 Mei, BYD membantah kalau perubahan kebijakan merek mereka ikut menyebabkan masalah.

“Kebijakan kami terhadap dealer tetap konsisten dan stabil selama beberapa tahun terakhir,” kata BYD dilansir dari Car News China, Rabu (4/6/2025).

Ruangan dealer BYD yang kosong usai tutup mendadak.

Menurut BYD, krisis ini terjadi karena manajemen dealer yang buruk, termasuk ekspansi terlalu cepat dan ketergantungan pada utang. Tapi Qiancheng punya versi berbeda. Dalam dokumen internal tertanggal 17 April, mereka menuding BYD memberikan tekanan yang kelewat batas.

“Dalam dua tahun terakhir, penyesuaian kebijakan dealer BYD telah memberikan tekanan yang sangat besar pada pengelolaan arus kas kami,” isi pernyataannya.

Mereka juga menyebut kondisi eksternal ikut memperparah keadaan, seperti gagalnya dealer otomotif lain di Shandong dan kebijakan perbankan yang makin ketat.

Apa Solusi BYD?

BYD menyebut sebagian showroom sudah diambil alih oleh dealer lokal lain sejak akhir 2024, dan mereka sedang berusaha bantu menyelesaikan masalah pelanggan.

Tapi para konsumen yang kini beranggotakan hampir 500 orang menyatakan solusi BYD masih belum konkret.

Batas waktu penyelesaian yang dijanjikan Qiancheng pun lewat tanpa kejelasan.

Sementara itu, ribuan konsumen masih bertanya-tanya, siapa yang harus bertanggung jawab atas jutaan uang yang teah mereka bayarkan?

Baca Juga: 5 Kelebihan BYD Atto 3 Termurah Tahun 2025, Harga Ekonomis tapi Fiturnya Selengkap Apa?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Carnewschina

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU