Sabtu, 07 JUNI 2025 • 15:30 WIB

Oscar Piastri Pimpin Klasemen Sementara Formula 1, Siap Jadi "Iceman" Baru?

Author

Oscar Piastri jadi pengganti Fernando Alonso di Alpine. (REUTERS/Nacho Doce)

INDOZONE.ID - Musim Formula 1 2025 menghadirkan kejutan di puncak klasemen pembalap. Oscar Piastri, pembalap muda McLaren, saat ini memimpin kejuaraan dengan selisih 10 poin.

Sebuah pencapaian luar biasa mengingat ini baru musim keduanya di ajang balap jet darat paling bergengsi di dunia.

Dengan lima kemenangan dari sembilan balapan pembuka, tiga di antaranya lebih banyak dari rekan setimnya Lando Norris, Piastri menunjukkan kemajuan pesat dan konsistensi yang patut diperhitungkan.

Baca Juga: Spekulasi Drama Sirkuit: Ledakkan Amarah di Balik Absennya Lance Stroll

Transformasi Drastis dari Musim Lalu

Transformasi Piastri dibandingkan tahun lalu sangat mencolok, terutama dalam sesi kualifikasi.

Pada tahun 2025, Piastri telah mengungguli Norris sebanyak lima kali dalam kualifikasi, satu kali lebih banyak dari keseluruhan musim lalu.

Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuannya untuk memaksimalkan performa mobil dalam satu putaran cepat, yang merupakan kunci untuk posisi start yang baik dan peluang poin besar di balapan.

Mantan pembalap F1 musim 2016-17 yang kini menjadi jurnalis F1, Jolyon Palmer, memuji Piastri tentang caranya menghadapi tekanan. Menurutnya, Piastri memiliki ketenangan yang luar biasa, sesuatu yang jarang terlihat pada pembalap muda.

"Oscar (Piastri) juga tampaknya memiliki kepala yang paling tenang, sejauh yang saya ingat, di Formula 1," tulis Palmer di laman resmi F1.

Pujian ini menggarisbawahi kematangan mental Piastri yang jauh melampaui usianya.

Baca Juga: Update Harga Toyota All New Vios Terbaru Tahun 2025: Mobil Sedan Underrated yang Worth It!

Ketenangan Sang "Iceman" di Lintasan

Perbandingan dengan pembalap legendaris Kimi Raikkonen, yang dijuluki "Iceman" karena ketenangannya, tak terhindarkan.

Palmer bahkan menyatakan bahwa ketenangan Piastri mungkin melebihi Raikkonen.

"Ini masih tahap awal dalam kariernya dan kami belum melihatnya berada di bawah tekanan untuk menentukan gelar, tetapi pria ini sangat tenang dengan apa pun yang terjadi di sekitarnya," jelas Palmer.

"Kimi Raikkonen dikenal sebagai Iceman di Formula 1, tetapi saya bahkan pernah melihatnya lebih bersemangat daripada Oscar (Piastri)."

Pernyataan ini memberikan gambaran jelas tentang betapa tenangnya Piastri dalam situasi balapan yang penuh tekanan, sebuah kualitas yang sangat berharga dalam perebutan gelar juara.

Baca Juga: Harga Pasaran Honda Vario 125 Old 2013 yang Bisa Kamu Lirik, Cocok Buat Modifikasi Ala Anak Muda!

Kontras dengan "Si Juara Bertahan"

Sementara Piastri menunjukkan ketenangan yang luar biasa, pembalap lain justru menghadapi tantangan emosional.

Max Verstappen, yang mengalami akhir pekan yang sulit di Barcelona, menjadi contoh kontras.

Pembalap Red Bull itu dikenakan penalti waktu 10 detik dan tiga poin penalti setelah ia secara sengaja bertabrakan dengan George Russell.

Insiden ini terjadi setelah Verstappen kesal dengan keputusan Red Bull menempatkannya pada ban keras dan kemudian didorong keluar lintasan oleh Russell.

Palmer percaya bahwa keunggulan utama Piastri atas Verstappen adalah kemampuannya untuk tetap tenang dan tidak menyia-nyiakan peluang poin besar karena emosi sesaat.

"Ini hanya bisa menjadi kekuatan untuk bisa tetap tenang. Saya belum melihatnya melakukan kesalahan saat menekan dan Anda tidak bisa membayangkan dia menyia-nyiakan poin karena kabut merah, seperti yang dilakukan Max Verstappen pada hari Minggu," tambah Palmer.

Baca Juga: Harga Pasaran Honda Vario 125 Old 2013 yang Bisa Kamu Lirik, Cocok Buat Modifikasi Ala Anak Muda!

Belajar dari Kesalahan

Meskipun Piastri menunjukkan performa yang luar biasa, ia tidak sempurna. "Ia tidak sempurna musim ini. Di Melbourne ia kurang beruntung karena kehilangan banyak poin karena keluar di tengah hujan, tetapi ia tertidur saat start di Imola ketika ia disalip Verstappen, dan juga sedikit ceroboh di Monaco," ungkap Palmer.

Poin-poin ini menunjukkan bahwa Piastri masih memiliki ruang untuk berkembang.

Namun, yang terpenting adalah kemampuannya untuk belajar dari kesalahan dan mengubahnya menjadi kekuatan.

Perebutan gelar masih ketat, dengan Oscar hanya unggul 10 poin dari Lando Norris, yang berarti setiap kesalahan kecil bisa berdampak besar.

"Ada cukup banyak peluang bagi Lando untuk tetap dalam perburuan, dan perebutan gelar tetap ketat, dengan Oscar hanya unggul 10 poin," kata Palmer.

"Namun dari apa yang saya lihat sejauh ini, Oscar benar-benar memiliki bakat sebagai seorang juara, di musim di mana ia mengubah kelemahannya menjadi kekuatan." pungkasnya.

Oscar Piastri telah menjelma menjadi salah satu bintang paling menjanjikan di Formula 1.

Ketenangan, konsistensi, dan kemampuannya untuk belajar dari kesalahan telah mendorongnya ke puncak klasemen sementara.

Pertanyaan besar yang kini mengemuka adalah: apakah Piastri benar-benar akan menjadi "Iceman" baru Formula 1 dan mampu mempertahankan performa luar biasa ini hingga akhir musim untuk mengamankan gelar juara dunia pertamanya?

Banner Z Creators Undip.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Formula 1

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU