Ilustrasi mencuci mobil. (dok. Freepik)
INDOZONE.ID - Setelah menempuh perjalanan jauh, banyak orang langsung ingin mencuci mobil agar terlihat bersih dari debu dan lumpur.
Namun, tanpa disadari, bahaya mencuci mobil saat mesin panas bisa berdampak serius pada kondisi kendaraan. Berikut efek buruk mencuci mobil saat panas dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.
Ilustrasi mencuci mobil. (Freepik)
Ketika air dingin mengenai permukaan mobil yang baru saja dipakai, terjadi perubahan suhu ekstrem antara logam dan cat.
Kondisi ini membuat lapisan cat mengalami tekanan dan bisa timbul retakan kecil (micro crack) yang awalnya tidak terlihat. Dalam jangka panjang, warna cat jadi kusam, mengelupas, atau belang.
Selain itu, lapisan pelindung (clear coat) pada cat mobil juga bisa kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, mobil jadi lebih mudah terpapar panas matahari dan warna cepat pudar. Jika hal ini terjadi berulang kali, kamu harus melakukan coating atau repaint agar tampilannya kembali bagus.
Sebagai tips mencuci mobil yang benar, sebaiknya tunggu dulu hingga suhu bodi mobil turun. Biasanya, butuh waktu sekitar 30-60 menit setelah mobil digunakan, tergantung cuaca dan lama perjalanan.
Baca juga: 4 Kesalahan Fatal saat Mencuci Mobil Listrik yang Harus Dihindari!
Komponen mesin dan knalpot termasuk bagian yang sangat panas setelah perjalanan. Suhunya bisa mencapai lebih dari 90 derajat Celcius. Begitu terkena air dingin, logam bisa mengalami thermal shock, yaitu perubahan suhu mendadak yang menyebabkan pemuaian dan penyusutan tidak merata.
Efeknya bisa beragam, mulai dari retakan halus, bengkok pada logam, hingga kebocoran kecil pada kepala silinder atau manifold knalpot. Kerusakan ini sering kali tidak terlihat langsung, tetapi lama-kelamaan bisa menurunkan performa mesin dan membuat biaya servis membengkak.
Untuk mencegah hal itu, penting mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mencuci mobil, yaitu saat suhu mesin sudah benar-benar normal. Sentuh kap mesin terlebih dahulu dan kalau masih terasa panas, tunda dulu proses pencucian.
Baca juga: 5 Risiko Cuci Mesin Mobil yang Bisa Merusak Komponen Kelistrikan, Jangan Dibiasakan!
Bagian lain yang juga rentan adalah sistem rem dan velg. Setelah berkendara, cakram dan kaliper rem bisa menjadi sangat panas akibat gesekan.
Ketika disiram air dingin, permukaannya dapat melengkung atau bahkan retak kecil. Dampaknya, rem bisa bergetar atau tidak pakem saat digunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jimdoranauto.com