Ilustrasi ojol sedang bekerja. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
INDOZONE.ID - Menjadi pengemudi ojek online berarti motor selalu jadi partner kerja utama setiap hari. Dari pagi sampai malam, motor terus diajak melaju mengantar penumpang dan pesanan makanan ke berbagai tempat
Tidak heran kalau jarak tempuhnya cepat sekali naik dan kilometernya jadi gondrong.
Supaya motor tetap kuat diajak kerja tanpa sering rewel atau mogok, kamu harus paham bagaimana cara merawat motor yang benar.
Perawatannya memang harus sedikit ekstra karena motor ojol punya beban kerja jauh lebih berat dibanding motor harian biasa.
Berikut beberapa cara penting yang bisa kamu lakukan supaya motor tetap awet dan tetap bertenaga, meski dipakai ngebid nonstop.
Ilustrasi servis motor. (Yamaha Indonesia)
Karena motor ojol lebih sering dipakai, oli mesin akan cepat kotor dan kualitas pelumasnya cepat menurun.
Kalau oli sudah hitam pekat, mesin bekerja lebih berat dan komponen bisa cepat aus. Jangan tunggu sampai mesin berisik dulu baru diganti.
Biasanya motor ojol disarankan ganti oli setiap 2.000 sampai 2.500 km agar performanya tetap optimal. Walaupun sering keluar biaya untuk oli, justru itu jauh lebih murah dibanding memperbaiki kerusakan mesin.
Ilustrasi kampas rem di motor. (augustman.com)
Motor yang sering stop and go seperti di jalanan kota akan membuat kampas rem lebih cepat habis Kalau sudah aus tapi tetap dipaksakan, pengereman bisa kurang pakem dan itu sangat berbahaya.
Baca juga: Epic! Motor Ojol Tembus 100 Ribu Km dan Reset Otomatis ke Angka Nol
Sekalinya rem sudah tidak bekerja optimal, risiko kecelakaan makin tinggi. Jadi jangan abaikan bunyi gesekan atau rem terasa dalam saat ditekan. Itu tanda kampas sudah harus diganti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra-honda.com