Yamaha Grand Filano yang telah dimodifikasi ala Vincent Rompies. (Dok. YIMM)
INDOZONE.ID - Perkembangan musik buat anak muda sekarang bukan cuma hiburan, tapi sudah jadi semacam teman hidup. Dari kerja, nongkrong, sampai olahraga, musik selalu nempel.
Hal itulah Itu yang terasa di konser tunggal Perunggu di Jakarta.
Di tengah suasana ramai itu, Grand Filano Hybrid muncul sebagai bagian dari ekosistem kreatif anak muda.
Skutik klasik-modern ini dipajang di area konser dan langsung jadi spot favorit buat foto karena desainnya yang ikonik, terutama di bagian fascia depan dengan ciri diamond shape dan bodi yang gampang dipersonalisasi.
Salah satu yang menarik perhatian adalah Grand Filano Vincent, modifikasi dari musisi dan aktor Vincent Rompies yang dikenal punya selera klasik dan rapi ala anak band.
Motor yang ia pilih diwarnai dasar putih, dipadu stiker decal warna teal dengan gradasi merah, oranye, dan kuning.
Identitas “VRR 80” juga ditempel sebagai personal touch.
Beberapa detail khas retro turut ditambah, seperti cover headlamp custom, spion bar end, dan velg wheeldop.
Menurut Yamaha, gaya modifikasi Vincent ini relevan dengan kultur kreatif anak muda yang hadir di konser Perunggu.
“Grand Filano Hybrid yang terus dikenal sebagai skutik kalcer sudah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda kekinia salah satunya modifikasi gaya Vincent Rompies yang hadir di tengah konser indie,” ujar Rifki Maulana, Manager PR, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Para personel Perunggu juga mengakui bahwa skutik ini cocok untuk mobilitas padat mereka. Dengan teknologi Blue Core Hybrid 125 cc, Filano dianggap cukup responsif buat aktivitas harian.
Vokalis Perunggu, Maul Ibrahim, mengaku nyaman memakai Filano untuk persiapan konser.
“Bagi gua, design skutik ini bener bener cakep banget sih karena ala motor retro. Gaya berkendaranya juga ergonomis jadi nyaman banget, terutama buat anak muda zaman sekarang yang mobilitasnya tinggi,” kata Maul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YIMM