Ilustrasi lampu motor. (Freepik)
INDOZONE.ID - Berencana memodifikasi lampu motor matic supaya tampil lebih keren dan modern, memang menggoda. Mulai dari ganti bohlam LED, pasang projector, sampai ubah warna lampu sering jadi pilihan favorit.
Tapi, kalau asal pasang tanpa perhitungan, modifikasi lampu justru bisa bikin kelistrikan bermasalah, aki cepat soak, bahkan berisiko korslet.
Supaya tampilannya naik kelas tapi tetap aman dipakai harian, ada beberapa hal penting yang wajib kamu perhatikan sebelum modifikasi lampu motor matic.
Berikut ini, lima tips modifikasi lampu motor matic yang aman, gak bikin ribet, dan tetap ramah buat sistem kelistrikan. Simak selengkapnya di bawah ini!
Ilustrasi lampu motor yang mati. (freepik)
Sebelum ganti lampu, kamu harus tahu dulu kebutuhan daya listrik motor matic kamu. Jangan tergoda lampu yang terlalu terang, atau watt terlalu besar karena bisa membebani sistem kelistrikan.
Idealnya, pilih lampu LED atau projector dengan konsumsi daya yang setara atau justru lebih hemat dari lampu bawaan. Dengan begitu, arus listrik tetap stabil dan aki tidak cepat tekor.
Ilustrasi lampu motor. (freepik)
Lampu murah dengan kualitas abal-abal memang menggiurkan, tapi risikonya besar. Komponen di dalamnya sering kali tidak tahan panas, cepat rusak, atau malah menyebabkan korsleting.
Baca juga: Motor Bermasalah? Cek 8 Penyebab Lampu Indikator Menyala Terus
Pilih lampu dari merek yang jelas, punya sertifikasi, dan banyak dipakai pengguna lain. Selain lebih awet, kualitas pencahayaan juga lebih konsisten dan tidak bikin silau berlebihan.
Ilustrasi servis motor. (Freepik/ArthurHidden)
Kesalahan paling sering terjadi saat modifikasi lampu adalah, pemasangan kabel yang asal-asalan. Kabel yang terlalu longgar, terkelupas, atau disambung tanpa soket yang rapi, bisa jadi sumber masalah serius.
Baca juga: 5 Tips Perawatan Lampu LED Motor supaya Tetap Awet dan Gak Gampang Rusak: Kamu Harus Tahu!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wahana Honda