Ilustrasi Mengemudikan Mobil Matic (freepik.com @freepik) (freepik.com @freepik)
INDOZONE.ID - Membeli mobil pertama di awal tahun 2026, tentu menjadi momen yang sangat mendebarkan. Namun, jangan sampai kamu hanya terpukau oleh desain eksteriornya saja.
Salah satu komponen paling krusial yang menentukan kenyamanan dan gaya berkendara adalah, sistem transmisi.
Bagi seorang pemula atau newbie, istilah teknologi seperti CVT, DCT, atau AMT mungkin terdengar membingungkan. Padahal, beda jenis transmisi, beda pula cara perawatannya.
Agar kamu tidak salah pilih, yuk kenali 6 jenis transmisi mobil yang paling umum di pasaran saat ini, dengan penjelasan yang lebih mendalam dan mengalir berikut ini.
Jenis yang pertama dan paling klasik adalah transmisi manual Di sini, kamu memiliki kendali penuh, karena harus menginjak pedal kopling dan memindahkan tuas persneling sendiri untuk mengatur kecepatan.
Keunggulan utamanya terletak pada harga beli mobil yang biasanya lebih murah, serta biaya perawatan yang sangat hemat dalam jangka panjang.
Namun, bagi kamu yang tinggal di kota besar, transmisi ini cukup menantang karena akan terasa melelahkan saat harus menghadapi kemacetan panjang, yang menuntut kaki kiri terus bekerja menahan kopling.
Selanjutnya ada transmisi otomatis konvensional, atau sering disebut Torque Converter. Ini adalah jenis transmisi matic yang sudah sangat teruji ketangguhannya, karena bekerja menggunakan tekanan oli untuk memindahkan gigi.
Baca juga: 5 Keunggulan Transmisi AT di Mobil Suzuki Terbaru yang Masih Dipertahankan, Lebih Baik dari CVT?
Karakteristiknya sangat bandel dan responsif, terutama saat kamu harus melibas tanjakan terjal, atau membawa beban muatan yang berat.
Meski sangat nyaman untuk harian, kamu harus siap dengan konsumsi bahan bakar yang cenderung sedikit lebih boros, jika dibandingkan dengan transmisi manual atau CVT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000