Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 16:08 WIB

Jangan Coba-Coba Bersihkan Kolong Motor Kotor Pakai Cara Ini

Jangan Coba-Coba Bersihkan Kolong Motor Kotor Pakai Cara IniIlustrasi kolong motor. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - Kolong motor sering luput dari perhatian, padahal bagian ini paling sering “kena imbas” kondisi jalan. Lumpur, air hujan, hingga tetesan oli mudah menumpuk di area kaki-kaki dan kolong mesin.

Saat musim hujan, kondisinya makin parah. Lumpur basah menempel, lalu mengering dan mengeras. Jika dibiarkan, kolong motor bukan cuma terlihat kusam, tapi juga bisa memicu masalah teknis.

Pasalnya, kotoran di kolong motor bisa menahan kelembapan. Dalam jangka panjang, ini berisiko menyebabkan karat, terutama di baut, standar tengah, dan rangka bawah.

Oli yang menempel juga jadi magnet debu. Lama-lama membentuk kerak hitam yang sulit dibersihkan dan bikin area sekitar terlihat jorok.

Baca juga: Dear Girl! Ini Lho 5 Cara Merawat Motor Matic Ringan Supaya Performanya Terjaga dan Tetap Awet

Jika sudah parah, efeknya terasa langsung. Standar tengah jadi berat, suspensi terasa kurang halus, bahkan komponen bergerak bisa cepat aus.

Idealnya, kolong motor dibersihkan dua minggu hingga sebulan sekali. Minimal dua kali setahun untuk mencegah karat dan menjaga umur komponen.

Baca juga: 3 Tips Penting Merawat Motor Listrik yang Wajib Banget Diperhatikan supaya Awet dan Gak Cepat Rusak

Jangan Membersihkan Kolong Motor dalam Kondisi Begini

Melansir laman Suzuki Indonesia, membersihkan kolong motor tidak bisa asal semprot. Ada beberapa hal yang sebaiknya benar-benar dihindari agar tidak merusak komponen.

  1. Jangan mencuci motor saat mesin masih panas. Perubahan suhu ekstrem bisa merusak material akibat tekanan termal.
  2. Hindari membiarkan degreaser mengering. Cairan pembersih yang kering bisa meninggalkan residu putih yang sulit hilang.
  3. Menggunakan bensin atau solar juga bukan solusi. Cairan ini bisa merusak karet, seal, dan komponen non-logam.
  4. Air bertekanan tinggi berisiko masuk ke sambungan kabel, soket, dan sensor. Ini bisa memicu korsleting atau error kelistrikan.
  5. Sabun bubuk atau deterjen pakaian juga sebaiknya dihindari. Kandungan kimianya keras dan sering meninggalkan noda putih.
  6. Untuk area suspensi, jangan gunakan sikat kasar. Goresan kecil di as shock bisa merobek seal oli dan menyebabkan kebocoran.
  7. Jika membersihkan rantai, gunakan pembersih khusus. Setelah dicuci, rantai wajib dilumasi ulang karena pelumas lama ikut terangkat.

Kapan Waktu Terbaik Membersihkan Kolong Motor?

Tidak perlu menunggu motor terlihat sangat kotor. Ada beberapa momen yang jadi tanda kolong motor perlu dibersihkan.

Setelah melewati hujan deras atau genangan air, sebaiknya kolong motor langsung dicek. Lumpur basah lebih mudah dibersihkan sebelum mengering.

Begitu juga setelah melewati jalan berlumpur atau selesai touring jarak jauh. Kotoran biasanya menumpuk tanpa disadari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki Indonesia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Coba-Coba Bersihkan Kolong Motor Kotor Pakai Cara Ini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!