Kenali 5 Tanda Mobil Butuh Servis. (ANTARA/ Sizuka)
INDOZONE.ID - Setelah menikmati libur panjang di awal tahun 2026 ini, mobil kesayanganmu pasti sudah bekerja keras menempuh ratusan hingga ribuan kilometer.
Perjalanan jauh, kemacetan parah, hingga perubahan cuaca ekstrem selama liburan dapat menurunkan kualitas cairan vital di dalam mesin.
Jangan tunggu sampai mobil mogok atau performanya loyo. Segera lakukan pengecekan dan penggantian pada 5 cairan berikut agar mobilmu kembali segar dan siap digunakan untuk rutinitas harian!
Ilustrasi ganti oli mobil. (Freepik)
Cairan pertama yang wajib kamu periksa adalah oli mesin. Selama perjalanan jauh, mesin bekerja pada suhu tinggi secara terus-menerus. Kondisi ini mempercepat penguapan oli dan memicu munculnya kotoran sisa pembakaran.
Meskipun jarak tempuh belum mencapai batas servis, oli yang sering terkena panas ekstrem dan macet cenderung menjadi lebih encer dan keruh. Segera ganti oli mesin jika warnanya sudah hitam pekat atau teksturnya terasa kasar saat diraba dengan tangan.
Periksa air radiator. (Z Creators/Sriwahyuni Kuna)
Radiator coolant berfungsi menjaga suhu mesin agar tetap stabil. Setelah menghadapi perjalanan luar kota yang menanjak atau kemacetan panjang di bawah terik matahari, volume cairan ini biasanya akan berkurang karena penguapan.
Baca juga: 5 Cara Praktis Isi Air Radiator Mobil di Rumah, Tak Perlu ke Bengkel!
Pastikan kamu mengecek tabung reservoir. Nah, kalau cairan terlihat keruh atau berwarna kecokelatan akibat karat di dalam radiator, segera kuras dan ganti dengan coolant baru untuk mencegah risiko overheat yang bisa membuat mesin mati mendadak.
Ilustrasi mengisi minyak rem mobil. (freepik)
Minyak rem bersifat higroskopis, yang artinya sangat mudah menyerap uap air dari udara sekitar. Selama liburan, sistem pengereman bekerja ekstra berat, terutama saat melewati jalanan pegunungan yang curam.
Baca juga: Kenapa Pedal Rem Mobil Terasa Dalam Saat Diinjak? Ini 5 Hal yang Harus Segera Kamu Perbaiki!
Panas yang dihasilkan oleh rem dapat membuat kualitas minyak rem menurun. Jika minyak rem sudah terkontaminasi banyak air, titik didihnya akan turun dan bisa menyebabkan rem terasa "ngempos" atau bahkan blong. Pastikan volumenya cukup dan warnanya tetap bening kekuningan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra Daihatsu Motor