Ilustrasi APAR (alat pemadam api ringan) di mobil. (Freepik.)
INDOZONE.ID - Kebakaran mobil bisa berawal dari hal sepele, seperti korsleting, merokok atau kebocoran BBM. Makanya, penting banget adanya APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di mobil agar kebakaran tidak membesar.
Jika terlambat ditangani, api kecil bisa cepat menjalar dan menghanguskan seluruh kendaraan. Di sinilah APAR berperan penting sebagai penyelamat pertama.
Sejak 2020, mobil baru wajib dibekali APAR. Ini panduan jenis APAR yang cocok, plus cara pakainya saat kondisi darurat.
Pemerintah sejak 2020 mewajibkan produsen mobil menyertakan APAR pada mobil baru. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Dirjen Perhubungan Darat No. KP.972/AJ.502/DRJD/2020.
Bagi pengendara muda yang aktif dan sering bepergian, APAR bukan sekadar pelengkap. Ini adalah alat keselamatan yang bisa menyelamatkan nyawa dan aset.
Kebakaran mobil bisa terjadi kapan saja, bahkan saat kendaraan terlihat normal. Memahami jenis APAR dan cara pakainya bisa jadi pembeda antara kerusakan kecil dan kerugian besar.
Ilustrasi APAR untuk mobil listrik. (ANTARA/HO-NETA)
Baca juga: Macet Bikin Boros? Begini Cara Menghemat BBM Mobil Kamu Saat Berkendara
Jika mobil tidak dilengkapi APAR, masih ada langkah darurat yang bisa dilakukan.
Gunakan kain tebal, baju, atau selimut yang dibasahi air. Tutup area api untuk menghalangi suplai oksigen agar api tidak membesar.
Segera minta bantuan orang sekitar. Jika ada pengendara lain yang membawa APAR, itu bisa sangat membantu sebelum api menyebar lebih luas.
Baca juga: Jangan Disepelekan, Kenali Jenis Air Aki Mobil yang Harus Disesuaikan dengan Spesifikasi Kendaraan!
Meski mobil keluaran lama belum diwajibkan, membawa APAR tetap sangat dianjurkan.
Tapi tidak semua APAR cocok untuk kendaraan. Melansir laman Astra Daihatsu Indonesia, ada jenis-jenis APAR yang umum digunakan di mobil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra Daihatsu Motor