Ilustrasi rem blong di mobil. (Freepik.)
INDOZONE.ID - Ada dua masalah teknis utama yang sering memicu rem blong. Vapor lock dan kampas rem overheat.
Vapor lock terjadi ketika minyak rem mendidih akibat suhu tinggi. Cairan berubah menjadi uap, sehingga tekanan hidrolik hilang.
Akibatnya, pedal terasa kosong dan mobil sulit berhenti.
Sementara itu, kampas yang terlalu panas kehilangan daya cengkeramnya.
Koefisien gesek menurun, sehingga meski pedal diinjak, laju mobil tetap melaju.
Kondisi ini kerap muncul saat pengemudi menekan pedal terus-menerus di turunan panjang tanpa memanfaatkan engine brake.
Melansir laman Toyota Astra Motor, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.
Baca juga: Rem Blong Bisa Terjadi Kapan Saja, Ini Kesalahan Pengemudi Mobil
Baca juga: 4 Cara Aman Menghadapi Rem Mobil Blong di Jalan Turunan, Jangan Panik!
Pastikan level minyak rem berada di batas aman sebelum berkendara. Jika sering berkurang, bisa jadi ada kebocoran di sistem hidrolik.
Periksa juga kondisi selang dan sambungan. Kebocoran kecil bisa berdampak besar jika dibiarkan.
Ilustrasi rem blong mobil. (Freepik)
Meski tertutup rapat, uap air tetap bisa masuk dan menurunkan kualitas cairan rem. Endapan kotoran di dasar tabung juga berisiko menyumbat aliran.
Jika cairan terlihat keruh atau sudah lama tidak diganti, sebaiknya lakukan penggantian sesuai jadwal servis berkala.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Toyota Astra Motor