INDOZONE.ID - Cara cek kesehatan aki mobil sendiri agar tidak mogok di jalan penting untuk diketahui oleh setiap pemilik kendaraan. Pasalnya, aki merupakan komponen utama yang menyuplai listrik untuk menyalakan mesin serta mendukung berbagai sistem elektronik mobil.
Jika kondisi aki menurun atau bahkan soak, mobil dapat sulit dinyalakan hingga berisiko mogok di tengah perjalanan.
Oleh karena itu, penting melakukan pengecekan secara mandiri agar masalah bisa terdeteksi lebih awal.
Baca juga: Aki Mobil Berapa Volt? Panduan Standar Tekanan Aki yang Normal
Berikut beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memastikan kondisi aki tetap prima:
Sebagian aki mobil dilengkapi indikator warna sebagai penanda kondisi. Warna biru menandakan aki masih baik, sedangkan merah menunjukkan aki mulai lemah atau bermasalah.
Jika indikator berwarna putih, bisa jadi cairan aki sudah berkurang drastis. Sementara warna hijau biasanya menunjukkan kondisi masih cukup baik, tetapi mulai mendekati masa pakai akhir.
Dengan melihat indikator ini, pemilik mobil bisa mengetahui kondisi aki tanpa alat tambahan.
Lakukan inspeksi visual pada bagian kutub positif dan negatif aki. Jika terdapat kerak putih, hal ini merupakan hasil oksidasi dari cairan aki.
Kerak ini tidak boleh dibiarkan karena dapat menghambat aliran listrik. Untuk membersihkannya, cukup gunakan sikat kering seperti sikat gigi bekas hingga terminal kembali bersih.
Baca juga: Mobil Listrik Ditinggal Mudik, Pakar Otomotif Sarankan Tak Lepas Aki
Cara berikutnya adalah mengukur tegangan aki menggunakan voltmeter. Dalam kondisi mesin mati, tegangan aki yang normal berada di kisaran 12,4 hingga 12,6 volt.
Jika angka tegangan mulai turun mendekati 12 volt atau bahkan di bawahnya, hal ini bisa menjadi tanda bahwa aki mulai melemah.
Sementara saat mesin menyala, tegangan biasanya meningkat ke kisaran 13,5 hingga 14,5 volt karena adanya pengisian dari alternator.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000, Suzuki Indonesia