Ilustrasi petugas SPBU Pertamina mengisi BBM kendaraan. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
INDOZONE.ID - Pemerintah Indonesia mulai membatasi konsumsi bensin bersubsidi per April 2026.
Buat pengemudi harus lebih sadar bahwa efisiensi bahan bakar, bukan cuma demi dompet, tapi juga karena subsidi BBM makin lama makin tidak bisa diandalkan selamanya.
Auto2000 menjelaskan beberapa cara menghemat BBM. Cara yang paling gampang, yakni ubah cara berkendara.
Prinsipnya disebut eco driving, yaitu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, tidak menginjak gas dan rem secara agresif, dan memanfaatkan momentum kendaraan biar putaran mesin tetap rendah.
Transmisi CVT, yang kini sudah ada di banyak mobil keluaran terbaru, secara otomatis menyesuaikan rasio gigi paling efisien jika pengemudi tidak terburu-buru menekan gas.
Baca juga: Mau Beralih ke Subsidi? Cek Cara Daftar Barcode BBM Subsidi yang Perlu Kamu Lakukan
Jadi, gaya nyetir yang kalem bukan sekadar soal keselamatan, tapi langsung berdampak ke konsumsi bensin.
Banyak mobil penumpang sekarang juga dilengkapi mode berkendara, POWER, NORMAL, dan ECO.
Mode ECO bikin mesin lebih hemat, tapi respons tenaganya lebih lambat. Cocok untuk perjalanan santai di jalanan datar, kurang ideal saat harus mendahului atau melewati tanjakan.
Ilustrasi SPBU Pertamina (Humas Pertamina)
Tekanan ban yang kurang dari rekomendasi pabrikan membuat mobil butuh tenaga lebih besar untuk bergerak. Dampaknya langsung ke konsumsi BBM.
Sebaliknya, tekanan ban yang terlalu tinggi justru mengurangi grip dan membahayakan di jalan basah.
Soal jenis bensin, pakai yang sesuai spesifikasi mesin, bukan yang paling murah. Nilai oktan yang tidak sesuai membuat pembakaran tidak optimal, mesin kerja lebih keras, dan efisiensi turun.
Pada akhirnya, selisih harga per liter bisa habis diimbangi dengan konsumsi yang lebih boros.
Kondisi mesin yang prima langsung berbanding lurus dengan efisiensi bahan bakar. Filter kotor, oli lama, atau komponen aus, bisa menggerus efisiensi tanpa pengemudi sadar.
"Banyak cara untuk menghemat penggunaan bahan bakar kendaraan. Di antaranya adalah dengan melakukan metode eco driving dan servis berkala mobil di bengkel," ujar Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000 dalam penjelasannya yang diterima Indozone, Kamis (9/4/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000