INDOZONE.ID - Hyundai dikabarkan menarik kembali (recall) hampir 5.000 kendaraan listrik di Australia akibat potensi gangguan pada sistem baterai yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.
Dilaporkan oleh laman Drive pada Senin (20/4) waktu setempat, penarikan ini diumumkan melalui otoritas keselamatan setempat dan mencakup sejumlah model kendaraan listrik Hyundai yang dipasarkan dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut.
Sebanyak 4.888 unit kendaraan listrik (EV), yang terdiri dari Hyundai Kona Electric produksi tahun 2018–2023 dan Hyundai Ioniq Electric tahun 2018–2022, dilaporkan memiliki potensi masalah pada perangkat lunak dalam Sistem Manajemen Baterai (Battery Management System atau BMS).
Dari total tersebut, sekitar 3.478 unit Kona Electric dan 1.402 unit Ioniq Electric terdampak.
Baca juga: Banyak Mobil Bermasalah, Hyundai dan KIA Lakukan Recall dan Setop Penjualan Sementara
Masalah utama terletak pada sistem BMS yang berfungsi mengatur kinerja baterai, termasuk pengisian daya, suhu, serta distribusi energi. Jika terjadi kesalahan pada sistem ini, terdapat kemungkinan munculnya korsleting listrik di dalam baterai.
Hyundai Kona Electric Facelift 2021. (photo/Dok. Carscoops)
Korsleting tersebut dapat terjadi baik saat kendaraan sedang diisi daya maupun ketika dalam kondisi parkir. Dalam skenario terburuk, kondisi ini berpotensi memicu kebakaran, yang tentu membahayakan penumpang, pengguna jalan lain, serta lingkungan sekitar kendaraan. Risiko yang ditimbulkan tidak hanya kerusakan kendaraan, tetapi juga potensi cedera serius hingga kematian.
Baca juga: Recall Palisade di AS, Hyundai Indonesia Koordinasi dengan Prinsipal
Sebagai langkah mitigasi, Hyundai akan menghubungi pemilik kendaraan yang terdampak untuk melakukan pemeriksaan di jaringan diler resmi. Proses ini meliputi diagnosis sistem, pembaruan perangkat lunak BMS, serta penggantian komponen jika diperlukan. Seluruh proses perbaikan akan dilakukan tanpa biaya bagi konsumen.
Selain itu, pemilik kendaraan juga disarankan untuk tetap waspada terhadap tanda-tanda tidak normal, seperti panas berlebih saat pengisian daya atau notifikasi sistem yang tidak biasa, dan segera memeriksakan kendaraan jika menemukan gejala tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA