Ilustrasi stang motor. (Freepik)
INDOZONE.ID - Mengalami stang motor yang terasa goyang atau tidak stabil saat berkendara tentu bisa memicu kepanikan. Apalagi, jika gejala ini muncul ketika kamu sedang melaju dalam kecepatan tinggi.
Selain membuat tangan cepat lelah karena harus menahan getaran ekstra, kondisi ini juga sangat berbahaya bagi keselamatan karena kendali motor menjadi tidak presisi.
Sebelum kamu memutuskan untuk membawa motor ke bengkel besar, ada baiknya kamu memahami titik mana saja yang biasanya menjadi biang kerok masalah ini.
Berikut adalah 5 cara memperbaiki stang motor goyang yang wajib kamu pahami agar tetap tenang saat menghadapinya.
Ilustrasi ban motor. (freepik)
Penyebab paling sepele namun sering terlewatkan adalah kondisi ban. Jika tekanan angin ban depan terlalu rendah, luas permukaan ban yang menempel di aspal menjadi tidak rata; sehingga stang akan terasa berat dan bergoyang saat bermanuver.
Selain itu, periksa apakah ada benjolan (hamil) pada permukaan ban atau keausan yang tidak rata (termakan sebelah).
Jika ban sudah tidak bulat sempurna, menggantinya dengan yang baru adalah cara paling ampuh untuk mengembalikan kestabilan.
Ilustrasi servis motor (Istimewa)
Komstir merupakan komponen yang terletak di sumbu kemudi yang berfungsi untuk mengatur kelancaran putaran stang. Seiring pemakaian, terutama jika sering melewati jalanan berlubang, komstir bisa menjadi kendur atau justru terlalu kaku.
Baca juga: 5 Cara Merawat Komstir Motor Matic supaya Awet Meskipun Sering Lewat Jalan Rusak!
Jika terasa ada hentakan atau bunyi "tek-tek" saat mengerem depan, coba lakukan penyetelan ulang pada baut pengikatnya.
Namun, jika peluru baja di dalamnya sudah aus atau dudukannya sudah tidak rata, kamu harus segera menggantinya agar stang tidak "lari" ke kiri atau ke kanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Honda Cengkareng