Ilustrasi stang motor. (Freepik)
INDOZONE.ID - Mengganti stang motor bukan cuma soal gaya. Posisi stang sangat memengaruhi kenyamanan, postur tubuh, hingga handling motor saat dipakai harian
Salah pilih, motor bisa terasa berat, cepat bikin pegal, bahkan kurang stabil di kecepatan tertentu.
Kalau kamu sering riding harian, touring, atau sekadar bermanuver di lalu lintas padat, memahami efek pergantian stang jadi penting sebelum asal pasang.
Baca juga: BBM untuk Motor Injeksi Tak Bisa Sembarangan, Ini Penjelasan Lengkapnya!
Stang motor adalah titik kontrol utama antara pengendara dan motor.
Begitu tinggi, lebar, atau sudutnya berubah, otomatis postur tubuh ikut menyesuaikan.
Perubahan kecil saja bisa menggeser distribusi berat badan ke depan atau belakang.
Baca juga: Kenapa Rantai Motor Bunyi Tek-Tek? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Dampaknya terasa saat ngerem, menikung, atau melaju di kecepatan tinggi.
Makanya, mengganti stang motor bukan sekadar urusan estetika. Ini soal kenyamanan, kontrol, dan rasa aman di jalan.
Melansir laman Suzuki Indozonesia, berikut ini pengaruh stang motor ke posisi berkendara
Tinggi stang sangat menentukan posisi duduk saat riding.
Stang yang lebih tinggi biasanya bikin posisi duduk lebih tegak.
Cocok buat perjalanan jauh karena beban ke punggung dan pergelangan tangan lebih ringan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia