Ilustrasi starter motor. (Honda)
INDOZONE.ID - Motor yang sebelumnya dalam kondisi normal, terkadang mendadak sulit dinyalakan setelah dicuci.
Situasi ini cukup umum terjadi dan kerap membuat pemilik kendaraan heran. karena sebelumnya motor tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Meski terlihat sederhana, air ternyata dapat mempengaruhi sejumlah komponen penting, terutama pada sistem kelistrikan dan pembakaran.
Namun, kondisi ini tidak selalu menandakan motor mengalami kerusakan serius. Dalam banyak kasus, air masuk ke bagian sensitif sehingga proses starter menjadi terganggu. Berikut beberapa penyebab yang paling sering terjadi.
Baca juga: Tanda-Tanda Busi Motor Bermasalah, Jangan Tunggu Mogok
Busi memerlukan sistem pengapian yang stabil agar dapat menghasilkan percikan api secara optimal.
Ketika air masuk ke bagian cop busi, arus listrik bisa mengalami kebocoran sehingga percikan api menjadi lemah atau tidak bekerja dengan baik. Akibatnya, mesin sulit hidup meskipun starter masih berfungsi normal.
Kondisi ini biasanya terjadi saat area mesin terkena semprotan air secara langsung ketika dicuci. Risiko lebih besar terjadi pada motor yang posisi businya cukup terbuka atau karet pelindungnya sudah tidak rapat.
Bahkan, sedikit air yang masuk ke bagian tersebut sudah bisa mengganggu proses starter pada motor.
Motor modern mempunyai banyak konektor listrik yang saling terhubung. Saat air masuk ke sambungan yang kurang rapat, aliran sinyal bisa terganggu.
Terkadang masalahnya bukan sampai menyebabkan kelistrikan mati total, melainkan cukup membuat sistem starter bekerja tidak normal.
Dampaknya pun bisa bermacam-macam, mulai dari starter terasa lebih lemah hingga mesin berputar tetapi sulit menyala.
Karena itu, bagian konektor kelistrikan sering menjadi salah satu area yang perlu diperiksa setelah motor selesai dicuci.
Saat air masuk ke bagian intake atau membuat filter udara terlalu lembap, suplai udara ke ruang pembakaran dapat terganggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia