Ilustrasi busi motor. (Freepik)
INDOZONE.ID - Busi motor sering mati sering membuat pengendara heran ataupun panik. Banyak pengendara baru menyadari pentingnya busi ketika motor mulai sulit dihidupkan.
Starter terasa berat, mesin brebet, bahkan tiba-tiba mati di tengah jalan. Padahal, busi motor hanyalah komponen kecil di dalam mesin.
Namun perannya sangat vital sebagai pemantik api yang membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar.
Baca juga: Kenali Tanda-tanda Busi Motor Lemah dan Cara Mengatasinya
Ketika busi bermasalah, proses pembakaran tidak berjalan sempurna. Tenaga motor menurun, konsumsi bensin jadi boros, dan performa kendaraan terasa tidak stabil.
Lalu, apa sebenarnya penyebab busi motor cepat mati atau cepat rusak? Berikut penjelasan lengkapnya.
Ruang bakar membutuhkan tekanan yang stabil agar pembakaran berjalan optimal.
Jika terjadi kebocoran kompresi, tekanan menurun dan pembakaran menjadi tidak sempurna.
Akibatnya, busi motor harus bekerja lebih keras untuk memantik api.
Dalam jangka panjang, elektroda busi menjadi lebih cepat aus. Gejala yang sering muncul adalah tenaga motor melemah dan akselerasi terasa berat.
Baca juga: 5 Mitos Seputar Busi Motor yang Masih Banyak Dipercaya, Jangan Sampai Salah Paham!
Salah satu penyebab busi motor cepat rusak adalah setelan campuran bensin dan udara yang tidak tepat.
Jika campuran terlalu banyak bensin, busi bisa menjadi basah dan sulit memercikkan api.
Sedangkan, jika terlalu banyak udara, suhu pembakaran meningkat dan membuat busi motor cepat panas serta aus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki.co.id