INDOZONE.ID - Mobil boros bensin sering dipicu kebiasaan kecil yang luput diperhatikan pemilik kendaraan.
Mulai dari tekanan ban kurang sampai gaya berkendara agresif, semua bisa membuat konsumsi BBM meningkat.
Mobil modern sebenarnya sudah dibekali teknologi eco-driving untuk membantu penggunaan bensin lebih hemat.
Tapi teknologi itu tidak banyak membantu kalau kondisi mobil dan cara berkendaranya masih berantakan.
“Harus pintar mengelola penggunaan bensin pada mobil agar lebih efisien daam penggunaannya. Langkah yang dilakukan terkait bagaimana merawat dan mengemudikan mobil di jalan. Untuk itu pahami bagaimana agar konsumsi BBM lebih hemat,” jelas Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.
Ban yang kurang angin bikin mesin bekerja lebih keras. Gesekan ban dengan aspal meningkat, terutama saat kondisi jalan macet dan stop and go.
Efeknya mungkin terasa sepele. Tapi kalau dibiarkan terus, konsumsi bensin bisa lebih boros dari biasanya.
Ilustrasi Ban Mobil Gundul Sebelah (Freepik)
Semakin berat beban mobil, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin untuk bergerak. Itu sebabnya mobil overload lebih boros BBM.
Fenomena ini sering terjadi tanpa sadar. Bagasi berubah jadi tempat penyimpanan barang yang sebenarnya jarang dipakai.
Baca juga: Benarkah Stocking Kaki Wanita Bisa Jadi Pengganti V-Belt Darurat di Jalan?
Suka injak gas mendadak? Kebiasaan ini bikin suplai BBM ke ruang bakar meningkat drastis.
Komputer mesin membaca pola berkendara agresif sebagai kebutuhan tenaga harian. Akibatnya, konsumsi bahan bakar ikut naik.
Pelek besar dan ban lebar memang bikin tampilan mobil lebih menarik. Tapi ada konsekuensinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000