INDOZONE.ID - Lubang di jalan adalah masalah umum di banyak kota di Indonesia. Meskipun kendaraan bermotor seperti mobil juga terkena dampaknya, namun motor seringkali menjadi korban utama jalan berlubang.
Aktivitas ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengendara, tetapi juga dapat memiliki efek buruk yang signifikan pada sepeda motor, serta keselamatan pengendaranya.
Artikel ini akan membahas tentang dampak buruk motor yang sering menghantam lubang di jalan, simak selengkapnya dibawah ini!
Shockbreaker motor (INDOZONE/Wilfridus Kolo)
Ketika motor melintasi lubang dengan kecepatan yang cukup tinggi, suspensi motor menerima tekanan yang besar.
Ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen suspensi seperti peredam kejut, per, serta fork depan. Akibatnya, kenyamanan berkendara menurun dan kemampuan pengendalian motor juga terpengaruh.
Ilustrasi modifikasi ban motor. (Autos)
Hantaman terhadap lubang jalan dapat menyebabkan ban motor tergores, robek, atau bahkan melebar.
Baca Juga: 6 Keuntungan Pakai Ban Nitrogen untuk Kendaraan, Simak Penjelasannya!
Ban yang aus atau rusak dapat mengurangi traksi, meningkatkan risiko kecelakaan, dan memerlukan penggantian yang sering, yang merupakan biaya tambahan bagi pemilik motor.
Lubang jalan yang dalam atau tajam, dapat menyebabkan kerusakan pada roda dan velg motor.
Roda yang bengkok atau tidak sejajar dapat menyebabkan masalah keseimbangan yang serius, sementara velg yang rusak dapat mengakibatkan kebocoran udara atau bahkan pecahnya ban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki.co.id