INDOZONE.ID - Ojek online (ojol) merupakan salah satu profesi yang dapat dijadikan pekerjaan sampingan, untuk mendapatkan rezeki.
Untuk profesi ojol, motor menjadi kaki mereka untuk mencari rezeki. Oleh sebab itu, pemilihan motor yang tepat, amat penting.
Kamu tak boleh asal membeli motor, karena kendaraan tersebut akan digunakan untuk jangka waktu lama.
Supaya gak asal beli, INDOZONE akan membeberkan tujuh kriteria motor yang cocok dipakai ojol. Simak penjelasannya di bawah, yah!
Baca juga: Ojol Naik Motor Listrik Terobos Banjir Bikin Warga Terpukau, Penumpang Berasa Jadi Selebriti!
7 Kriteria Motor yang Cocok Dipakai Ojol
1. Irit Bahan Bakar
Kriteria pertama adalah motor yang kamu pilih, harus irit bahan bakar. Motor dengan efisiensi BBM yang bagus, akan membantu kamu dalam bekerja sebagai ojol.
Bagaimana tidak, kamu dapat mendapatkan keuntungan lebih besar karena tak perlu menyisihkan banyak uang untuk pengisian BBM.
Disarankan, kamu memilih motor dengan teknologi injeksi dan idling stop system (hemat bahan bakar saat berhenti.
2. Nyaman untuk Jarak Jauh
Kedua, motor kamu harus nyaman digunakan untuk digunakan jarak jauh. Penilaian motor nyaman digunakan untuk jarak jauh, adalah jok lebar serta empuk, posisi duduk ergonomis, suspensi empuk, dan handling ringan.
Baca juga: 5 Rekomendasi Motor Matic untuk Ojol dan Kurir yang Bisa Jadi Opsi: Dijamin Irit dan Gak Mahal!
Dengan motor yang nyaman untuk penggunaan jarak jauh, kamu bisa mendapatkan order ke mana pun tanpa takut pegal-pegal.
3. Bagasi Besar
Selanjutnya, motor dengan bagasi besar juga layak dipilih. Bagasi besar membuatmu dapat mengisinya dengan helm dan berbagai barang lain, seperti kiriman pelanggan.
Lalu, hook gantungan kecil di depan juga membantu kamu mengangkut barang-barang kecil, baik milik pribadi maupun pelanggan.
4. Spare Part dan Servis Mudah
Pertimbangan selanjutnya adalah motor tersebut harus mudah ditemukan suku cadang atau spare part-nya. Jika sulit menemukan spare part-nya, pekerjaan kamu sebagai ojol dapat terganggu.
Selain itu, pilih juga motor yang mudah ditangani oleh bengkel, baik resmi maupun umum. Umumnya, biaya servis pun akan lebih terjangkau.
Beberapa brand, seperti Honda dan Yamaha, dikenal mudah ditemukan spare part-nya dan dapat ditangani oleh banyak bengkel.
5. Mesin Tangguh
Selanjutnya, kamu juga harus memilih motor yang dibekali mesin tangguh. Untuk ojol, mesin kapasitas 110-160 cc sudah cukup untuk mencari rezeki di jalan.
Baca juga: Daftar Harga Honda Revo Terbaru 2024, Cuma 16 Jutaan Cocok untuk Ojol!
Hindari motor dengan kapasitas terlalu besar, karena akan mempengaruhi penggunaan bahan bakar.
6. Harga Terjangkau
Keenam, pilihlah motor dengan harga terjangkau supaya tak memberatkan kamu yang baru mau jadi ojol.
Pikirkan juga, harga jual kembali motor tersebut. Jika sewaktu-waktu ingin upgrade motor, kamu dapat menjual yang lama, sebagai tambahan membeli kuda besi baru.
7. Motor yang Aman
Terakhir, pilihlah motor yang aman untuk digunakan sepanjang waktu. Sebaiknya, motor untuk ojol dilengkapi dengan fitur combi brake system (CBS) atau anti-lock braking system (ABS), supaya pengereman lebih aman.
Baca juga: Mensos Saefullah Ungkap Wacana Ojol Gak Dapat Subsidi BBM Baru Simulasi
Selain itu, keberadaan speedometer digital, indikator eco-riding, dan power outlet (charger handphone) juga jadi nilai plus.
Nah, itulah tujuh kriteria motor yang cocok dipakai ojol. Pakai kriteria-kriteria tersebut, untuk memilih motor yang tepat dan sesuai dengan budget kamu, yah!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan