Sabtu, 23 AGUSTUS 2025 • 15:40 WIB

Mau Pakai Box Touring untuk Motor? Ini 5 Hal yang Wajib Banget Kamu Perhatikan Sebelum Memasangnya!

Author

Ilustrasi touring menggunakan sepeda motor. (Yamaha Indonesia)

INDOZONE.ID - Hobi touring atau sering bepergian jauh dengan motor, box touring jadi salah satu aksesoris yang wajib dipertimbangkan. 

Aksesoris ini bukan cuma menambah ruang penyimpanan, tapi juga bikin perjalanan lebih praktis karena barang bawaan bisa tertata rapi dan aman.

Tapi, jangan asal pasang box touring, ya. Ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan supaya motor tetap nyaman dikendarai dan nggak mengganggu keseimbangan. Berikut 5 hal yang wajib banget kamu perhatikan sebelum pasang box touring.

5 Pertimbangan Sebelum Pasang Box Touring untuk Motor

1. Pilih Ukuran Box yang Sesuai dengan Motor

Ukuran box yang kamu pilih harus disesuaikan dengan tipe motor yang digunakan. Kalau motornya skutik kecil atau bebek, hindari box berukuran terlalu besar karena bisa mengganggu keseimbangan saat berkendara.

Untuk motor sport atau motor gede, kamu bisa pilih box dengan kapasitas yang lebih besar, misalnya 40–50 liter. Selain proporsional dengan bodi motor, box ukuran besar juga bisa menampung lebih banyak barang untuk perjalanan jauh.

2. Perhatikan Beban Maksimal

Tampilan motor Bajaj Dominar 400 Touring (photo/Bajaj)

Setiap motor memiliki batas beban yang bisa ditampung, termasuk saat menggunakan box touring. Jangan sampai barang bawaan di box melebihi kapasitas beban motor, karena ini bisa memengaruhi handling dan keamanan.

Baca juga: 5 Rekomendasi Motor Matic Adventure Terbaik untuk Kamu yang Senang Touring 'Tipis-tipis'!

Biasanya, kapasitas beban box berkisar antara 3–7 kg untuk motor kecil dan bisa lebih besar untuk motor touring. Pastikan kamu membaca spesifikasi box dan menyesuaikannya dengan kebutuhan.

3. Pilih Bracket yang Berkualitas

Bracket jadi penopang utama box touring di motor. Kalau bracket yang dipakai kualitasnya buruk, risiko box copot atau goyang saat berkendara bisa terjadi.

Baca juga: Honda Rebel 500 dan 1100 Tampil Segar, Hadirkan Warna Baru dan Fitur Touring

Gunakan bracket yang sesuai dengan tipe motor dan terbuat dari bahan kukuh, misalnya besi atau baja ringan yang dilapisi anti-karat.

Bracket berkualitas tidak cuma bikin box lebih aman, tapi juga membantu menjaga keseimbangan motor ketika melaju di kecepatan tinggi.

4. Pastikan Pemasangan Dilakukan dengan Benar

Ilustrasi servis motor (Freepik/jaynothing)

Pemasangan box touring nggak boleh asal-asalan. Salah pasang bracket atau pengunci box bisa bikin box gampang lepas atau motor jadi nggak stabil.

Sebaiknya, lakukan pemasangan di bengkel resmi atau bengkel aksesoris terpercaya yang sudah berpengalaman menangani pemasangan box touring.

Baca juga: Habis Touring? Ini 5 Tips Perawatan Motor Matic yang Harus Kamu Lakukan Agar Kendaraan Kembali Fit!

Selain lebih aman, pemasangan profesional juga memastikan posisi box presisi dan nggak mengganggu kenyamanan pengendara maupun penumpang.

5. Pilih Box Touring yang Berkualitas dan Tahan Cuaca

Kualitas box juga penting, terutama kalau kamu sering touring jarak jauh atau melewati berbagai kondisi cuaca. Pilih box touring yang berbahan kuat, tahan air, dan dilengkapi sistem penguncian yang aman.

Baca juga: Dear Newbie, Ini 5 Tips Aman Touring Naik Motor Matic yang Harus Kamu Pahami dan Pelajari

Beberapa merek box touring premium sudah dilengkapi fitur anti-air, reflektor tambahan, hingga kunci ganda untuk keamanan. Meski harganya lebih mahal, kualitas ini sebanding dengan ketahanan dan keamanan yang kamu dapatkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wahana Honda

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU