5 Tips Beli Motor Kopling Bekas yang Wajib Banget Jadi Bahan Pertimbangan, Jangan Sampai Nyesal!
INDOZONE.ID - Beli motor kopling bekas itu memang menggoda, apalagi kalau harganya jauh lebih miring dibanding unit baru. Motor jenis ini juga masih jadi favorit banyak orang karena sensasi berkendaranya lebih punya “feel” dan performa cenderung lebih kuat.
Namun, di balik harga yang tampak menarik, kamu tetap harus ekstra teliti. Motor kopling bekas bisa saja terlihat mulus, tetapi kondisi mesinnya belum tentu sehat.
Biar nggak ketipu dan nyesal di belakang, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan beli.
Nah, ada lima tips yang bisa kamu jadikan panduan saat mencari motor kopling bekas dengan kondisi terbaik, supaya kamu tetap untung dan tidak dapat unit yang bikin repot di kemudian hari.
5 Tips Beli Motor Kopling Bekas Harga Murah yang Harus Kamu Perhatikan
1. Periksa Kondisi Mesin Saat Hidup dan Mati
Hal pertama yang harus kamu cek, adalah kondisi mesinnya. Saat mesin mati, perhatikan apakah ada rembesan oli atau bagian yang terlihat basah. Ketika mesin dinyalakan, dengarkan apakah ada suara kasar, ngorok, atau getaran tidak wajar.
Motor kopling identik dengan perpindahan gigi manual, jadi kalau suara mesinnya tidak halus, bisa jadi ada masalah di bagian piston atau klep yang sudah mulai aus.
Mesin yang sehat, biasanya langsung menyala tanpa tersendat dan punya suara stasioner stabil. Begitu juga ketika digas, responsnya harus cepat tanpa jeda panjang.
2. Cek Kondisi Kopling dan Perpindahan Gigi
Bagian kopling adalah komponen paling krusial. Coba tarik tuas kopling, rasakan apakah masih empuk atau justru keras. Saat test ride, perhatikan apakah perpindahan giginya halus atau tersendat.
Baca juga: Mau Liburan Nataru? Ini 5 Motor Kopling Terbaik yang Tenaganya Buas dan Cocok untuk Dibawa Liburan!
Kalau kopling mulai selip, biasanya tenaga motor berasa berkurang meski putaran mesin tinggi. Perbaikan komponen kopling juga cukup memakan biaya, jadi lebih baik ketahuan sejak awal.
3. Lihat Riwayat Servis dan Kelengkapan Surat
Riwayat servis akan membantu kamu mengetahui bagaimana pemilik sebelumnya merawat motornya. Motor kopling yang sering dirawat secara rutin biasanya kondisinya jauh lebih terjaga.
Baca juga: 5 Ciri-ciri Kampas Kopling Mobil Hangus yang Harus Kamu Waspadai, Jangan Sampai Telat Mencegah!
Jangan lupa cek STNK dan BPKB untuk memastikan keaslian data, nomor rangka, dan nomor mesin. Kalau ada yang terlihat janggal, lebih baik cari opsi lain demi keamanan.
4. Cek Bagian Kaki-kaki dan Rangka
Motor kopling sering dipakai untuk aktivitas harian yang cukup berat, mulai dari perjalanan jarak jauh hingga membawa beban ekstra. Oleh karena itu, kondisi rangka dan kaki-kaki wajib diperhatikan.
Baca juga: 6 Cara Periksa Motor Bekas yang Harus Kamu Ketahui, Jangan Sampai Bekas Terendam Banjir!
Goyangkan sedikit bagian depan untuk mengecek apakah shockbreaker masih empuk atau justru bocor. Lihat juga kondisi rangka apakah ada bagian yang karatan parah atau bekas las, karena ini bisa menandakan pernah jatuh keras.
5. Lakukan Test Ride untuk Mengetahui Performa Nyata
Langkah terakhir yang paling penting adalah test ride. Dari situ kamu bisa mengetahui tenaga sebenarnya, kenyamanan berkendara, respons kopling, handling, dan performa pengereman.
Baca juga: 5 Tips Mengendarai Motor Kopling untuk Pemula, Dijamin Langsung Lancar!
Kalau setelah dicoba semuanya terasa wajar dan tidak ada gejala mencurigakan, barulah motor tersebut bisa dibilang layak dipertimbangan.
Jadi, jangan terbawa nafsu untuk memiliki motor kopling bekas dengan harga miring, yah! Tetap teliti sebelum membeli, supaya tidak menyesal di kemudian hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: OLX