INDOZONE.ID - Beli motor bekas memang bisa jadi solusi hemat buat kamu yang butuh kendaraan cepat tanpa harus keluar uang banyak. Tapi, jangan asal murah langsung deal ya!
Salah satu risiko besar yang sering luput dari perhatian pembeli adalah motor bekas terendam banjir. Sekilas kelihatan mulus, tapi kalau udah bekas kebanjiran, biasanya bakal banyak masalah yang muncul belakangan.
Nah, biar kamu gak zonk setelah beli, simak dulu 6 cara periksa motor bekas berikut ini. Dijamin bikin kamu lebih jeli sebelum ambil keputusan!
Cara paling simpel tapi ampuh buat tahu apakah motor pernah terendam banjir adalah dengan melihat kondisi baut-baut di bagian bawah motor, terutama yang ada di mesin, rangka, dan dek bawah.
Kalau banyak karat, itu bisa jadi tanda air pernah masuk dan motor dibiarkan terlalu lama dalam kondisi lembap.
Jangan cuma cek bagian luar yang gampang dibersihkan, tapi lihat juga area tersembunyi seperti kolong jok, dalam cover bodi, atau area sekitar CVT dan knalpot.
Rangka motor adalah tulang punggung kendaraan. Motor yang pernah terendam banjir bisa mengalami korosi pada rangka.
Sentuh dan lihat langsung bagian sasis, kalau terasa kasar, banyak bercak karat, atau ada cat yang mengelupas, kamu patut curiga.
Baca juga: 7 Motor Bekas di Bawah Rp17 Juta yang Irit, Awet, dan Cocok untuk Harian
Sasis yang sudah keropos bisa membahayakan karena mengurangi kekuatan struktur motor. Jadi pastikan rangka dalam kondisi utuh dan kokoh.
Ilustrasi mengisi oli motor. (freepik)
Salah satu trik ampuh lainnya adalah dengan memeriksa warna oli. Buka tutup oli dan lihat warnanya. Kalau olinya seperti susu cokelat (emulsifikasi), besar kemungkinan air pernah masuk ke dalam mesin indikasi kuat motor bekas terendam banjir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wahanahonda.com