Selasa, 06 JANUARI 2026 • 16:25 WIB

Setelah Liburan, Ini 5 Perawatan Mobil Ringan yang Harus Dilakukan untuk Kembalikan Performa!

Author

Ilustrasi inovasi servis bengkel (Handout)

INDOZONE.ID - Setelah menikmati perjalanan panjang selama liburan, mobil kesayangan tentu telah bekerja ekstra keras melewati berbagai medan jalan.

Mulai dari kemacetan panjang, tanjakan terjal, hingga cuaca yang tidak menentu. Memasuki awal tahun 2026 ini, jangan langsung memasukkan mobil ke garasi tanpa pengecekan.

Langkah pemulihan atau recovery kendaraan sangat penting, agar keausan komponen tidak berlanjut dan performa mobil kembali bugar untuk aktivitas harian.

Berikut adalah, 5 perawatan mobil ringan yang bisa kamu lakukan sendiri atau di bengkel langganan setelah menempuh perjalanan jauh.

Servis Ringan Mobil Setelah Perjalanan Jauh yang Harus Dilakukan

1. Cuci Kolong dan Detail Eksterior

Ilustrasi mencuci mobil. (dok. Freepik)

Langkah pertama yang sering disepelekan adalah, membersihkan area kolong mobil. Selama liburan, mobil mungkin melewati jalanan berlumpur, genangan air hujan, atau bahkan debu aspal yang menempel pada komponen suspensi.

Kotoran yang mengering di kolong mobil, dapat memicu karat dan merusak komponen karet (bushing).

Pastikan kamu mencuci mobil secara menyeluruh, termasuk menyemprot bagian underbody dengan air bertekanan tinggi untuk merontokkan kotoran yang bersembunyi.

2. Periksa Kondisi dan Tekanan Angin Ban

Ilustrasi ban mobil. (Freepik)

Ban adalah komponen yang paling terbebani karena harus menopang beban berat muatan liburan, sekaligus bergesekan dengan aspal panas dalam waktu lama.

Setelah sampai di rumah, cek apakah ada benda tajam seperti paku yang menempel, atau adanya keausan yang tidak rata.

Kembalikan tekanan angin ban ke standar pabrikan, karena biasanya saat liburan kita cenderung mengisi angin lebih keras.

Jangan lupa periksa juga kondisi ban serep agar selalu siap digunakan dalam keadaan darurat.

3. Cek Volume dan Kualitas Cairan Kendaraan

Ilustrasi mekanik sedang menuangkan oli mobil. (FREEPIK/peoplecreations)

Perjalanan jauh membuat suhu mesin bekerja di titik optimal dalam waktu lama, yang bisa menyebabkan penyusutan cairan.

Periksa level oli mesin melalui dipstick untuk memastikan tidak ada pengurangan volume yang drastis, atau perubahan warna menjadi hitam pekat.

Selain oli, cek juga cairan pendingin (radiator coolant), minyak rem, dan air wiper. Jika kamu menempuh jarak lebih dari 5.000 km selama liburan, sangat disarankan untuk segera melakukan penggantian oli mesin meskipun belum waktunya servis rutin.

4. Bersihkan Filter Udara dan Filter AC

Filter AC Ferrox PM 2.5 dari Carbon Fiber (Indozone/Wilfridus Kolo)

Debu selama perjalanan luar kota, dapat menyumbat filter udara mesin dan filter AC kabin dengan cepat. Filter udara yang kotor, akan membuat napas mesin tersumbat.

Sehingga, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dan tenaga terasa loyo.

Sementara itu, filter AC yang kotor akan membuat sirkulasi udara di dalam kabin menjadi tidak sehat dan tercium bau tidak sedap.

Kamu bisa melepas dan membersihkannya sendiri atau mengganti jika kondisi sudah sangat hitam.

5. Pengecekan Sistem Pengereman

Ilustrasi Mengisi Minyak Rem Mobil

Setelah sering melakukan pengereman keras di turunan curam atau menghadapi kemacetan stop-and-go, kampas rem pasti mengalami penyusutan.

Perhatikan apakah ada bunyi mencit saat rem diinjak atau apakah pedal rem terasa lebih dalam dari biasanya.

Jika muncul getaran saat mengerem pada kecepatan tinggi, itu pertanda piringan rem (disc brake) mungkin mengalami panas berlebih.

Segera bawa ke bengkel untuk dilakukan pembersihan debu rem, atau penggantian kampas jika sudah tipis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU