Rabu, 07 JANUARI 2026 • 18:30 WIB

Seberapa Penting Spooring Ban Mobil untuk Penggunaan Harian? Mending Simak daripada Boncos!

Author

Ilustrasi mobil sedang menjalani perawatan spooring. (INDOZONE/Harits Tryan Akhmad).

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu merasa setir mobil cenderung menarik ke arah kiri atau kanan padahal kamu sedang melaju di jalan yang lurus? Atau mungkin kamu melihat permukaan ban mobilmu habis secara tidak merata antara sisi dalam dan luar?

Jika iya, itu adalah sinyal kuat bahwa mobilmu sudah butuh tindakan spooring.

Di tahun 2026 ini, mobilitas harian yang tinggi di jalanan perkotaan yang penuh lubang seringkali membuat sudut keselarasan roda cepat bergeser. Bagi banyak pemilik mobil, spooring sering dianggap sebagai perawatan sekunder yang bisa ditunda.

Padahal, mengabaikan hal ini bisa membuat kantongmu "boncos" atau rugi besar di kemudian hari. Berikut adalah 3 hal yang harus kamu pahami tentang betapa pentingnya spooring untuk penggunaan harian.

Mengenal Pentingnya Spooring Ban Mobil untuk Penggunaan Harian

1. Menjaga Umur Pakai Ban agar Tidak "Makan Sebelah"

Ilustrasi ban mobil. (Freepik)

Hal pertama yang paling terasa dampaknya pada dompet adalah keawetan ban. Ban mobil adalah komponen yang cukup mahal, apalagi jika kamu menggunakan velg berdiameter besar.

Ketika sudut kemiringan roda (seperti camber atau toe) tidak selaras, gesekan ban dengan aspal tidak akan merata. 

Baca juga: Kenali Penyebab Ban Mobil Miring ke Dalam yang Harus Kamu Pahami, Jangan Sepelekan Hal Ini!

Hasilnya, ban akan mengalami keausan tidak wajar atau "makan sebelah". Tanpa spooring rutin, kamu mungkin harus mengganti ban baru jauh lebih cepat dari usia pakai normalnya, yang tentu saja akan menguras anggaranmu secara mendadak.

2. Memastikan Keamanan dan Stabilitas Berkendara

Ilustrasi berkendara saat hujan. (Freepik/kamontad123)

Spooring bukan hanya soal kenyamanan, tapi berkaitan erat dengan keselamatan jiwa. Mobil yang sudut rodanya tidak selaras akan sulit dikendalikan saat melakukan manuver mendadak atau saat pengereman di kecepatan tinggi.

Setir yang terasa goyang atau menarik ke satu sisi akan membuat pengemudi cepat lelah karena harus terus-menerus mengoreksi arah setir.

Baca juga: Ban Mobil Habis Sebelah? Ini 5 Penyebab yang Harus Kamu Pahami dan Wajib Diwaspadai!

Dengan melakukan spooring, kamu memastikan empat roda mobil menapak sempurna pada aspal, sehingga stabilitas kendaraan tetap terjaga dalam kondisi cuaca apa pun.

3. Efisiensi Bahan Bakar yang Lebih Optimal

Ilustrasi BBM (Dok. Antara)

Mungkin banyak yang tidak menyadari, roda yang tidak selaras bisa membuat mobil jadi lebih boros BBM. Ketika posisi roda miring atau tidak sejajar, terjadi hambatan gulir (rolling resistance) yang lebih besar.

Mesin harus bekerja ekstra keras untuk mendorong mobil agar tetap melaju lurus melawan tarikan roda yang tidak sinkron. Dengan melakukan spooring, hambatan ini diminimalisir, beban kerja mesin menjadi lebih ringan, dan konsumsi bahan bakar untuk perjalanan harianmu pun tetap efisien.

Baca juga: 5 Tips Memilih Ban Mobil yang Tepat Sesuai Kondisi Jalan, Jangan Asal Pilih!

Melakukan spooring secara rutin setiap 10.000 km atau setelah kamu menghantam lubang yang cukup keras adalah langkah investasi cerdas.

Lebih baik mengeluarkan biaya sedikit untuk jasa spooring daripada harus membayar mahal untuk penggantian ban dini atau perbaikan kaki-kaki yang rusak parah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU