INDOZONE.ID - Daihatsu Xenia sudah lama menjadi mobil andalan keluarga di Indonesia karena ketangguhannya.
Namun, seiring bertambahnya usia pakai, salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah, AC yang mulai kehilangan daya sejuknya atau hanya keluar angin saja.
Masalah AC yang nggak dingin ini, tentu bikin perjalanan jadi nggak nyaman. Apalagi, kalau kamu harus menembus kemacetan di siang hari.
Supaya kamu nggak nebak-nebak, yuk pahami 3 masalah utama yang biasanya jadi penyebab AC Xenia kamu bermasalah!
Penyebab AC Daihatsu Xenia Gak Dingin yang Harus Dipahami
1. Filter Kabin yang Kotor atau Tersumbat Debu
Ini adalah masalah yang paling umum, dan sebenarnya paling simpel untuk diatasi. Banyak pemilik Xenia yang lupa atau bahkan tidak tahu, kalau mobil mereka punya filter kabin (filter AC) yang terletak di balik dasbor atau laci penumpang
Seiring berjalannya waktu, filter ini akan menangkap debu, kotoran, bahkan bulu halus. Jika sudah terlalu kotor, aliran udara dari blower akan terhambat, sehingga angin yang keluar dari kisi-kisi AC terasa sangat pelan dan nggak dingin.
Selain itu, filter kotor juga bisa jadi sarang bakteri yang menyebabkan bau nggak sedap di dalam kabin. Solusinya, kamu wajib cek filter ini setiap 10.000 km dan ganti jika sudah menghitam.
2. Kebocoran pada Sistem Freon
Jika AC Xenia kamu hanya keluar angin biasa (seperti kipas angin), meskipun suhu sudah diatur paling dingin, kemungkinan besar freon di dalam sistem sudah berkurang atau habis.
Ingat, freon di sistem AC mobil itu sirkulasinya tertutup, jadi kalau sampai berkurang, pasti ada kebocoran.
Pada unit Xenia, titik kebocoran sering kali terjadi pada area evaporator yang sudah mulai korosi, atau pada seal karet yang sudah getas termakan usia.
Baca juga: Mematikan AC Mobil saat Menanjak: Mitos atau Fakta Teknis? Ini Penjelasannya!
Karena freon adalah zat yang tidak berwarna dan tidak berbau, kebocoran kecil sering kali sulit dideteksi secara kasat mata.
Perlu bantuan teknisi untuk mengecek menggunakan air sabun, atau cairan detektor khusus guna menemukan titik bocornya sebelum diisi ulang.
3. Masalah pada Magnetic Clutch atau Kompresor
Pernahkah kamu memperhatikan bunyi "cetek" saat menyalakan AC? Bunyi itu berasal dari magnetic clutch yang menghubungkan putaran mesin ke kompresor AC.
Jika komponen ini sudah lemah atau mati, maka kompresor tidak akan berputar meskipun tombol AC di dasbor sudah menyala.
Baca juga: AC Mobil Tidak Dingin? Ini Estimasi Biaya Servis dan Perbaikannya
Akibatnya, sistem AC tidak bisa memompa freon untuk mendinginkan udara. Masalah ini biasanya ditandai dengan AC yang kadang dingin kadang panas, atau tiba-tiba mati total saat mesin dalam suhu panas.
Jika bagian ini yang kena, sebaiknya segera diperbaiki sebelum kerusakannya merembet, dan mengharuskan kamu mengganti satu gelondong kompresor yang harganya lumayan mahal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daihatsu