Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 19:18 WIB

Mengenal Vapor Lock dan Overheat, Biang Keladi Rem Blong di mobil

Author

Ilustrasi rem blong di mobil. (Freepik.)

INDOZONE.ID - Ada dua masalah teknis utama yang sering memicu rem blong. Vapor lock dan kampas rem overheat.

Vapor lock terjadi ketika minyak rem mendidih akibat suhu tinggi. Cairan berubah menjadi uap, sehingga tekanan hidrolik hilang.

Akibatnya, pedal terasa kosong dan mobil sulit berhenti.

Sementara itu, kampas yang terlalu panas kehilangan daya cengkeramnya.

Koefisien gesek menurun, sehingga meski pedal diinjak, laju mobil tetap melaju.

Kondisi ini kerap muncul saat pengemudi menekan pedal terus-menerus di turunan panjang tanpa memanfaatkan engine brake.

Melansir laman Toyota Astra Motor, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

Baca juga: Rem Blong Bisa Terjadi Kapan Saja, Ini Kesalahan Pengemudi Mobil

Baca juga: 4 Cara Aman Menghadapi Rem Mobil Blong di Jalan Turunan, Jangan Panik!

1. Cek Cairan Rem Secara Rutin

Pastikan level minyak rem berada di batas aman sebelum berkendara. Jika sering berkurang, bisa jadi ada kebocoran di sistem hidrolik.

Periksa juga kondisi selang dan sambungan. Kebocoran kecil bisa berdampak besar jika dibiarkan.

Ilustrasi rem blong mobil. (Freepik)

2. Pastikan Tabung dan Saluran Bersih

Meski tertutup rapat, uap air tetap bisa masuk dan menurunkan kualitas cairan rem. Endapan kotoran di dasar tabung juga berisiko menyumbat aliran.

Jika cairan terlihat keruh atau sudah lama tidak diganti, sebaiknya lakukan penggantian sesuai jadwal servis berkala.

3. Periksa Kampas dan Cakram

Kampas rem yang terlihat tebal belum tentu masih optimal. Jika sudah aus atau pernah mengalami overheat, daya cengkeramnya menurun.

Cakram yang bergelombang juga bisa membuat pengereman tidak stabil. Pemeriksaan rutin membantu mencegah kerusakan lebih parah.

4. Gunakan Engine Brake di Turunan

Saat melewati jalan menurun panjang, jangan hanya mengandalkan pedal rem. Turunkan gigi (untuk mobil manual atau mode manual di matik) agar beban pengereman terbagi.

Hindari kebiasaan menekan pedal terus-menerus. Gunakan teknik pengereman bertahap agar suhu tetap terkontrol.

5. Servis Berkala Itu Penting

Servis rutin setiap 6 bulan atau 10.000 km membantu memastikan seluruh sistem pengereman bekerja normal.

Bengkel resmi biasanya melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari minyak rem hingga kondisi kampas dan cakram.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Toyota Astra Motor

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU