INDOZONE.ID - Sebagai salah satu mobil LCGC terlaris di Indonesia, Daihatsu Sigra dikenal sebagai "mobil tempur" yang irit dan praktis untuk keluarga maupun operasional harian.
Namun, karena sering digunakan sebagai mobil "tempur" dengan jam terbang tinggi, mesin Sigra baik tipe 1.0L maupun 1.2L membutuhkan perhatian khusus agar tidak cepat "capek".
Jika dirawat dengan benar, mesin berteknologi VVT-i ini bisa sangat awet dan tetap mempertahankan efisiensi bahan bakarnya yang legendaris. Berikut adalah 5 cara merawat mesin Daihatsu Sigra agar tetap prima, awet, dan irit!
Tips Ngerawat Mesin Daihatsu Sigra yang Harus Diketahui
1. Gunakan Oli Encer Sesuai Spesifikasi (0W-20 atau 5W-30)
Mesin Daihatsu Sigra dirancang dengan celah komponen yang sangat rapat untuk mengejar efisiensi. Oleh karena itu, kamu wajib menggunakan oli mesin dengan viskositas encer, idealnya 0W-20 atau maksimal 5W-30.
Jangan pernah tergoda menggunakan oli kental (seperti 10W-40) hanya karena harganya lebih murah.
Oli yang terlalu kental akan membuat pompa oli bekerja lebih berat, tarikan mesin jadi lemot, dan konsumsi bensin justru akan boros. Pastikan juga kamu mengganti oli tepat waktu setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali.
2. Jaga Kebersihan Filter Udara
Efisiensi mesin Sigra sangat bergantung pada asupan udara yang bersih. Filter udara yang kotor dan tersumbat debu akan membuat suplai udara ke ruang bakar berkurang, sehingga sensor ECU akan menyemprotkan bensin lebih banyak untuk mengimbangi tenaga.
Baca juga: Daihatsu Raja Segmen Mobil Rp300 Juta, Ekspor Tembus 60 Negara
Inilah yang sering membuat Sigra terasa "ngos-ngosan" dan boros. Periksa filter udara setiap 5.000 km, bersihkan, dan segera ganti jika sudah terlihat hitam pekat agar napas mesin selalu plong.
3. Rutin Membersihkan Throttle Body
Salah satu keluhan umum pada mobil dengan jam terbang tinggi adalah putaran mesin (RPM) yang tidak stabil atau pincang saat idle.
Hal ini biasanya disebabkan oleh penumpukan deposit karbon di area throttle body.
Karena Sigra menggunakan sistem Drive-by-Wire, kebersihan katup gas sangat krusial.
Baca juga: Daihatsu Gas Pol Carbon Neutral Lewat Pabrik Hijau dan Rocky Hybrid
Melakukan tune-up ringan dan membersihkan throttle body secara berkala akan membuat respon gas tetap enteng dan pembakaran lebih sempurna.
4. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi
Meskipun Sigra termasuk dalam kategori LCGC (Low Cost Green Car), mesinnya memiliki rasio kompresi yang cukup tinggi.
Penggunaan bahan bakar dengan oktan minimal 92 sangat disarankan untuk mencegah gejala knocking atau "ngelitik".
Baca juga: Mengulik 5 Kelebihan Daihatsu Sigra Tipe Terendah yang Kerap Dijadikan Armada Taksol!
Menggunakan bensin oktan rendah dalam jangka panjang akan menyebabkan tumpukan kerak di kepala piston yang bisa menurunkan performa mesin dan membuat konsumsi bensin perlahan-lahan meningkat.
5. Perhatikan Kondisi Air Radiator (Coolant)
Mesin Sigra memiliki ruang mesin yang cenderung ringkas, sehingga manajemen suhu sangatlah penting.
Pastikan kamu selalu menggunakan radiator coolant berkualitas dan jangan pernah mengisi tangki cadangan (reservoir) dengan air tanah atau air keran biasa.
Baca juga: Mengenal Fungsi Coolant di Mobil dan Interval Pergantiannya yang Harus Kamu Pahami
Air biasa dapat memicu karat dan penyumbatan pada jalur air yang tipis, yang jika dibiarkan dapat menyebabkan mesin mengalami overheat.
Selalu cek ketinggian air radiator setidaknya satu minggu sekali sebelum kamu memulai perjalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daihatsu