INDOZONE.ID - Perbedaan fungsi oli transmisi dan oli gardan kerap membingungkan bagi banyak pemilik mobil.
Kedua oli ini sama-sama penting untuk menjaga performa kendaraan, namun memiliki peran, spesifikasi, dan takaran yang berbeda sehingga tidak bisa saling menggantikan. Salah penggunaan oli dapat menurunkan performa dan mempercepat kerusakan komponen.
Baca juga: Mengenal Setir Model Yoke: Mengapa Desain Ala Pesawat Ini Dilarang di China?
Agar mobil tetap awet dan nyaman dikendarai, penting memahami karakteristik masing-masing oli serta panduan penggunaannya.
1. Fungsi dan Cara Kerja
Oli transmisi, berfungsi untuk melumasi sistem transmisi agar perpindahan gigi berjalan mulus dan melindungi komponen dari keausan.Oli transmisi bekerja membantu gear ratio berubah dengan lancar saat mobil berjalan.
Oli gardan, melumasi komponen gardan (differential) yang menyalurkan tenaga mesin ke roda. Oli gardan juga menjaga stabilitas kendaraan, terutama saat berbelok atau melewati tikungan.
Baca juga: Kapan Waktu Ganti Oli Transmisi Mobil? Perhatikan Interval Waktunya Supaya Tetap Terawat!
2. Takaran Oli
Karena fungsinya berbeda, kebutuhan volume oli tiap komponen juga berbeda.
Oli Transmisi bisanya dibutuhkan sekitar 1-1,2 liter.Sedangkan, oli gardan rata-rata membutuhkan 2 liter, tergantung tipe dan jenis mobil.
Memastikan jumlah oli sesuai rekomendasi mencegah kerusakan akibat kurang pelumasan.
3. Spesifikasi Oli
Setiap oli memiliki standar viskositas dan jenis yang berbeda.
Oli transmisi, mobil penggerak belakang biasanya menggunakan SAE 40 atau 90, sedangkan transmisi otomatis menggunakan ATF (Automatic Transmission Fluid) khusus untuk sistem otomatis.
Baca juga: Simak Cara Menghilangkan Bekas Lem Stiker di Kaca Mobil!
Oli gardan, Umumnya menggunakan SAE 90-140 dengan standar API GL-5, menyesuaikan beban kerja gardan yang lebih berat dibanding transmisi.
4. Waktu Penggantian Oli
Mengganti oli sesuai interval juga penting untuk menjaga performa:
- Transmisi Manual & Gardan: Disarankan setiap 40.000 km.
- Transmisi Otomatis: Oli transmisi bisa diganti setiap 80.000 km.
Dengan rutin melakukan penggantian oli, performa mobil tetap optimal dan risiko kerusakan komponen berkurang.
Baca juga: Bos GWM Akui Kualitas Mobil China Belum Selevel Jerman dan Jepang
Oli transmisi dan oli gardan berperan penting. Pastikan selalu menggunakan oli sesuai spesifikasi kendaraan, memperhatikan takaran, serta melakukan penggantian rutin sesuai panduan pabrikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daihatsu.co.id