Senin, 16 MARET 2026 • 12:21 WIB

Mitos Ban saat Mudik yang Bisa Bikin Celaka, Jangan Percaya!

Author

Ilustrasi mudik. Suasana tol dalam Kota Semarang mudik Lebaran 2026. (Antara Foto/Aji Styawan/tom)

INDOZONE.ID - Kondisi ban sering diabaikan saat persiapan mudik. Padahal ban adalah satu-satunya titik kontak kendaraan dengan aspal.

Bridgestone Indonesia mengingatkan ada beberapa mitos soal ban yang justru berbahaya jika dipercaya pemudik.

Masalahnya, ban yang terlihat bagus di permukaan bisa menyimpan kerusakan struktural di dalamnya.

Saat membawa beban penuh di kecepatan tinggi atau melewati jalan rusak, risiko pecah ban meningkat tajam.

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menyatakan keselamatan para pemudik adalah prioritas utama.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya terpaku pada performa mesin, tetapi juga memberikan perhatian ekstra pada satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal, yaitu ban, demi mewujudkan mudik yang aman hingga sampai di tujuan," ujarnya dikutip Indozone, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Pilih MVP atau SUV untuk Mudik Lebaran? Ini Panduannya

Baca juga: 5 Tips Pemula Nyetir Mobil Saat Mudik Supaya Perjalanan Tetap Aman dan Nyaman, Wajib Simak!

4 Mitos Ban yang Masih Dipercaya Sampai Sekarang

Kempeskan Ban saat Hujan Supaya Lebih Cengkeram

Salah besar. Menurunkan tekanan angin saat hujan tidak meningkatkan grip atau mengurangi risiko aquaplaning.

Justru sebaliknya. Ban lebih rentan rusak dan kehilangan traksi.

Ban Kuat Menanggung Beban Berapapun

Setiap ban punya load index atau batas indeks beban.

Memuatnya melebihi kapasitas memicu panas berlebih di dalam ban, dan ujungnya pecah ban di jalan tol.

Ban Baru Tidak Perlu Dicek Lagi

Ban baru tetap butuh pengecekan tekanan angin, balancing, dan kesesuaian pola tapak dengan medan yang akan dilalui. Ban baru bukan berarti ban siap pakai tanpa persiapan.

Ban Tubeless Bocor? Pasang Ban Dalam Saja

Logikanya memang masuk akal, tapi ini justru menghilangkan fungsi tubeless itu sendiri.

Ban tubeless dirancang untuk tetap bisa melaju meski kehilangan tekanan perlahan. Ban dalam mengganggu mekanisme itu.

Checklist Ban Sebelum Berangkat

Sebelum injak gas, pastikan empat hal ini:

- Tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan—bukan feeling

- Tidak ada benjolan, retakan, atau keausan tidak merata

- Ban cadangan dalam kondisi layak pakai

- Pola tapak masih di atas batas minimum (tread wear indicator)

Bridgestone Indonesia bersama mitra resminya, Paramita Ban, membuka layanan Tire Check Service (TCS) gratis di dua titik rest area Tol Cikampek musim mudik ini, dan berkolaborasi dengan Toyota

- Rest Area KM 57 (arah Jawa Tengah/Jawa Timur): 16–29 Maret 2026

- Rest Area KM 62 (arah Jakarta): 23–29 Maret 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bridgestone Tire Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU