INDOZONE.ID - Ban tubeless merupakan jenis ban tanpa ban dalam yang dirancang lebih aman dibandingkan ban biasa.
Teknologi ini membuat ban tidak mudah kempis secara tiba-tiba saat tertusuk benda tajam, sehingga lebih nyaman digunakan, terutama untuk perjalanan jauh.
Namun, banyak pengendara masih bertanya, apakah ban tubeless membutuhkan cairan? Jawabannya, tidak selalu wajib, akan tetapi penggunaan cairan anti-bocor atau tire sealant sering dijadikan solusi tambahan untuk meningkatkan perlindungan.
Baca juga: Ban Mobil Pecah di Jalan Tol? Ini 5 Langkah Penting yang Harus Kamu Pahami
Cara Kerja Cairan Ban Tubeless
Cairan ban tubeless berfungsi sebagai pelapis bagian dalam ban. Saat ban tertusuk paku atau benda tajam, cairan ini akan langsung mengalir ke titik kebocoran dan menutup lubang tersebut secara otomatis.
Dengan cara kerja tersebut, tekanan udara di dalam ban tidak langsung habis. Pengendara masih dapat melanjutkan perjalanan sementara waktu sebelum melakukan perbaikan permanen di bengkel.
Keuntungan Menggunakan Cairan Ban Tubeless
Penggunaan cairan ban tubeless memiliki beberapa kelebihan, terutama bagi pengendara yang sering melewati jalan rawan paku:
- Mencegah ban langsung kempis saat tertusuk benda tajam
- Menutup lubang kecil secara otomatis dari dalam ban
- Mengurangi risiko kebocoran udara saat berkendara
- Meningkatkan keamanan, terutama saat melaju di kecepatan tinggi
- Dapat menjadi solusi darurat tanpa harus langsung membongkar ban
Baca juga: 5 Alasan Wajib Cek Ban Mobil Setelah Mudik
Selain itu, ban tubeless dengan tambahan cairan cenderung tetap stabil meski mengalami kebocoran kecil, sehingga pengendara punya waktu untuk mencari tempat perbaikan.
Apakah Cairan Ban Tubeless Wajib?
Meski memiliki banyak manfaat, penggunaan cairan ban tubeless sebenarnya tidak selalu direkomendasikan sebagai keharusan.
Ban tubeless pada dasarnya sudah dirancang tahan terhadap kebocoran ringan tanpa tambahan cairan.
Artinya, cairan hanya bersifat pelengkap, bukan kebutuhan utama. Penggunaannya lebih disarankan untuk kondisi tertentu, seperti perjalanan jarak jauh atau rute yang sering terdapat benda tajam.
Baca juga: Mitos Ban saat Mudik yang Bisa Bikin Celaka, Jangan Percaya!
Risiko dan Efek Samping yang Perlu Diperhatikan
Di balik manfaatnya, cairan ban tubeless memiliki sejumlah risiko jika digunakan tanpa perawatan yang tepat:
- Penyumbatan pentil ban
Cairan yang mengering dapat menyumbat jalur udara, sehingga menyulitkan saat mengisi angin. - Potensi korosi pada pelek
Beberapa cairan memiliki kandungan kimia yang bisa merusak lapisan pelindung pelek jika digunakan dalam jangka panjang. - Risiko penggunaan tidak tepat
Takaran yang berlebihan atau distribusi cairan yang tidak merata bisa memengaruhi keseimbangan ban.
Baca juga: Tradisi Bapak-bapak Sebelum Mudik, Cek Ban Dulu ke Bengkel Biar Aman Selama Perjalanan
- Bukan solusi permanen
Cairan hanya bersifat sementara. Ban yang bocor tetap harus segera ditambal agar tidak semakin parah. - Dapat memengaruhi struktur ban
Dalam kondisi tertentu, cairan dapat mengumpul di satu titik dan menyebabkan ban tidak seimbang.
Berapa Lama Cairan Ban Tubeless Bertahan?
Cairan ban tubeless tidak akan bertahan selamanya. Umumnya, cairan ini dapat digunakan selama 3 hingga 12 bulan, tergantung kondisi jalan, suhu, dan jenis cairan yang digunakan.
Supaya tetap efektif, cairan perlu dicek secara berkala. Jika sudah mengering atau tidak bekerja optimal, sebaiknya segera diganti.
Baca juga: Ban Jadi Penentu Mudik Lebaran Pakai Kendaraan Pribadi Lancar Atau Gak
Demikian penjelasan mengenai cairan pada ban tubless. Ban tubeless sebenarnya tidak membutuhkan cairan untuk dapat digunakan dengan baik.
Akan tetapi, penggunaan tire sealant dapat menjadi tambahan perlindungan, terutama bagi pengendara yang sering melintasi jalan rawan kebocoran.
Meski begitu, penting untuk memahami bahwa cairan ini bukan solusi permanen dan tetap memiliki risiko. Oleh karena itu, penggunaan harus disesuaikan dengan kebutuhan serta diimbangi dengan perawatan rutin agar performa ban tetap optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daihatsu.co.id