Ilustrasi mengecek ban mobil. (Freepik.)
INDOZONE.ID - Mudik 2026 diprediksi bakal diikuti 143,91 juta orang, dan lebih dari 76 juta di antaranya memakai kendaraan pribadi.
Buat kamu yang pakai mobil hybrid, persiapan bukan cuma soal bensin penuh.
Ban jadi kunci efisiensi energi, kenyamanan, dan keselamatan di perjalanan jauh.
Data itu datang dari survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan 2026.
Artinya, separuh penduduk Indonesia bakal bergerak dalam waktu yang hampir bersamaan. Jalanan padat. Risiko meningkat.
Mobil hybrid sendiri adalah kendaraan yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menekan emisi.
Konsekuensinya, bobot mobil biasanya lebih berat dari mobil konvensional. Beban ekstra ini bikin kondisi ban makin krusial.
Ilustrasi menggganti ban mobil. (Freepik)
Ban bukan sekadar karet bundar. Di mobil hybrid, ban memengaruhi rolling resistance atau hambatan gulir.
Semakin rendah hambatannya, semakin hemat energi yang dipakai mobil.
Baca juga: Jangan Anggap Remeh! Inilah Tanda-tanda Ban Kurang Angin
Baca juga: Tertarik untuk Membeli Ban Mobil Bekas? Ini Cara Cek Kondisinya!
Kalau tekanan angin kurang? Konsumsi energi naik. Jarak tempuh turun. Dalam perjalanan ratusan kilometer saat mudik, selisih kecil bisa terasa besar.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, bilang mudik Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman tercinta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bridgestone Tire Indonesia