Minggu, 19 APRIL 2026 • 18:29 WIB

Harga Dexlite Naik, Amankah Toyota Fortuner Diisi Bio Solar? Ini Jawaban Pentingnya!

Author

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

INDOZONE.ID - Lonjakan harga bahan bakar nonsubsidi per April 2026 menjadi kejutan besar bagi para pengguna mesin diesel. Harga Dexlite yang kini semakin tinggi tentu membuat siapa pun melirik kembali ke arah Bio Solar yang harganya jauh lebih ekonomis untuk menekan biaya operasional harian.

Bagi pemilik Toyota Fortuner, terutama pengguna mesin modern seperti tipe 2GD (2.4L) atau 1GD (2.8L), berpindah ke Bio Solar adalah dilema besar yang memerlukan pertimbangan matang.

Berikut adalah jawaban penting mengenai keamanan dan konsekuensi jika Toyota Fortuner kesayanganmu diisi Bio Solar.

Bolehkah Toyota Fortuner Diisi Bio Solar untuk Jangka Panjang?

1. Amankah untuk Mesin Fortuner?

Ilustrasi Mesin Diesel

Secara teknis, Toyota Fortuner dengan sistem Common Rail generasi terbaru didesain untuk menggunakan bahan bakar dengan kadar sulfur rendah. Bio Solar memiliki kandungan sulfur yang jauh lebih tinggi dan residu air yang lebih banyak dibandingkan Dexlite.

Baca juga: 5 Kelebihan Bahan Bakar Dexlite Dibandingkan Bio Solar, Mesin Lebih Sehat!

Meskipun mesin akan tetap bisa menyala dan berjalan normal dalam jangka pendek, penggunaan Bio Solar akan mempercepat penumpukan kotoran pada sistem injeksi dan ruang bakar.

Dampak yang langsung terasa biasanya adalah suara mesin yang menjadi lebih kasar serta tarikan mobil yang tidak sespontan saat menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi.

2. Risiko Kerusakan Injektor dan Komponen Kelistrikan

Ilustrasi servis mobil. (Freepik)

Injektor pada mesin diesel modern bekerja dengan tekanan yang sangat tinggi dan memiliki lubang mikro yang sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar.

Jika terus-menerus diisi Bio Solar tanpa penanganan tambahan, risiko paling fatal adalah injektor yang mampet atau rusak total, di mana biaya perbaikannya untuk satu set bisa mencapai angka 20 juta rupiah. 

Baca juga: Toyota Innova Reborn Diesel Boleh Diisi Bio Solar Gak? Cek Penjelasannya di Sini!

Selain itu, kandungan FAME (fatty acid methyl ester) pada Bio Solar memiliki sifat deterjen yang justru bisa merontokkan kotoran lama di dinding tangki dan membawanya langsung ke filter solar sehingga membuatnya menjadi cepat buntu dan mengganggu aliran bahan bakar.

3. Strategi Perawatan Jika Terpaksa Pindah ke Bio Solar

Ilustrasi servis mobil. (Freepik)

Jika kenaikan harga Dexlite memaksa kamu beralih ke Bio Solar, kamu tidak bisa memperlakukannya dengan standar servis normal. Kamu wajib melakukan langkah preventif seperti mengganti filter solar jauh lebih cepat dari jadwal rutin, misalnya setiap 3.000 hingga 5.000 km saja, untuk memastikan kotoran tidak masuk ke ruang bakar.

Selain itu, penggunaan aditif solar atau diesel cetane booster sangat disarankan untuk membantu meningkatkan kualitas pembakaran dan mengikat kadar air di dalam tangki.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Bio Solar untuk Mobil Diesel, Bagus Gak?

Jangan lupa untuk menjadwalkan pengurasan tangki solar secara berkala guna membuang endapan lumpur yang biasanya menumpuk akibat penggunaan bahan bakar bersubsidi.

Toyota Fortuner sebenarnya masih bisa mengonsumsi Bio Solar, namun kamu harus siap dengan konsekuensi perawatan yang jauh lebih intensif dan rutin.

Selisih harga Dexlite yang naik memang terasa berat di kantong, tetapi pastikan penghematan tersebut tidak habis begitu saja hanya untuk membayar biaya perbaikan sistem injeksi yang sangat mahal di kemudian hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU