INDOZONE.ID - Rem blong bukan kejadian tiba-tiba. Dalam banyak kasus, ada tanda-tanda yang sebenarnya sudah muncul—tapi sering diabaikan.
Biar nggak kejadian di jalan, melansir laman Yamaha Indonesia, ini enam penyebab paling umum yang wajib lo tahu.
6 Penyebab Rem Blong pada Motor
1. Kampas Rem Habis
Ini penyebab paling klasik. Kampas yang sudah tipis bikin gesekan berkurang drastis.
Akibatnya, rem terasa kosong dan motor susah berhenti.
Biasanya sudah ada tanda, bunyi decit atau rem makin dalam saat ditekan.
Baca juga: 6 Penyebab Rem Motor Bermasalah saat Perjalanan Jauh
2. Minyak Rem Habis atau Bocor
Sistem rem butuh tekanan hidrolik. Kalau minyak rem berkurang atau bocor, tekanan itu hilang.
Baca juga: Kenali 5 Keuntungan Rem Mobil ABS yang Bisa Selamatkan Pengemudi dari Kecelakaan Fatal!
Hasilnya, rem nggak pakem, bahkan bisa gagal total.
Bahayanya, kebocoran kecil sering nggak kelihatan.
3. Overheating (Rem Terlalu Panas)
Sering terjadi saat turunan panjang.
Rem dipakai terus-menerus bikin suhu naik. Di titik tertentu, daya cengkeram turun drastis (brake fade).
Rem masih berfungsi, tapi efeknya jauh berkurang.
4. Cakram atau Tromol Kotor
Debu, lumpur, atau oli bisa bikin permukaan rem licin.
Gesekan jadi nggak maksimal, dan performa pengereman ikut turun.
Kelihatannya sepele, tapi efeknya nyata.
5. Kaliper Macet
Kaliper yang jarang diservis bisa seret atau macet.
Akibatnya, kampas tidak menjepit cakram dengan sempurna.
Rem jadi tidak responsif, bahkan bisa gagal bekerja.
6. Selang Rem Bermasalah
Selang retak atau getas bisa menyebabkan kebocoran tekanan.
Ini sering terjadi pada motor yang sudah lama atau jarang dicek.
Efeknya rem kehilangan tenaga.
Kalau Rem Blong Terjadi, Lakukan Ini
- Jangan panik. Fokus ke langkah penyelamatan.
- Gunakan rem yang masih berfungsi secara perlahan
- Turunkan gigi untuk manfaatkan engine brake
- Arahkan motor ke bahu jalan atau permukaan kasar
- Matikan mesin kalau kondisi darurat
- Hindari menarik rem secara mendadak, soalnya bisa bikin motor selip.
Cara Mencegah Rem Blong
- Cek kampas rem rutin (5.000–10.000 km)
- Periksa minyak rem sebulan sekali
- Pastikan tidak ada kebocoran
- Bersihkan cakram dari kotoran
- Servis rem minimal setahun sekali
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yamaha Indonesia