INDOZONE.ID - Radiator rusak adalah salah satu penyebab utama mesin mobil overheat.
Tanda-tandanya bisa dikenali sejak awal, seperti cairan pendingin cepat habis, muncul tetesan air di bawah mobil, tutup radiator berlumpur, hingga indikator suhu mesin yang tiba-tiba melonjak.
Radiator berfungsi membuang panas mesin melalui sirkulasi cairan pendingin (coolant).
Coolant menyerap panas dari mesin, mengalir ke radiator, lalu panasnya dilepas ke udara luar.
Setelah dingin, coolant kembali bersirkulasi ke mesin, terus berulang selama mesin hidup.
Kipas radiator membantu proses ini dengan mengisap udara panas keluar dari ruang mesin.
Kalau salah satu komponen dalam rantai ini gagal, suhu mesin bisa melonjak dalam hitungan menit.
"Untuk memastikan cairan radiator sesuai spesifikasi dan kebutuhan mesin Toyota termasuk hybrid, selalu gunakan TMO Radiator Coolant yang dijamin asli hanya di bengkel resmi Auto2000," ujar Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara.
Baca juga: 3 Ciri Aki Motor Matic Perlu Diganti yang Harus Dipahami, Jangan Sampai Drop!
Penyebab Radiator Rusak yang Paling Umum
Ada beberapa titik kegagalan yang perlu diwaspadai.
Kotoran dan Sumbatan
Endapan deposit dan partikel korosif bisa menyumbat saluran pipa pendingin.
Ini sering terjadi karena penggunaan cairan radiator yang tidak sesuai spesifikasi mesin.
Water Pump Bermasalah
Impeller yang korosi atau retak membuat sirkulasi coolant terhenti.
Begitu water pump bocor, volume cairan pendingin berkurang cepat dan satu-satunya solusi adalah penggantian komponen.
Thermostat Rusak
Komponen ini mengatur kapan coolant mulai bersirkulasi berdasarkan suhu mesin.
Kalau thermostat macet, sirkulasi terganggu dan mesin bisa kepanasan bahkan dalam kondisi normal.
Fan Belt Putus
Fan belt yang kendur atau retak permukaannya adalah sinyal untuk segera diganti sebelum putus total.
Tanpa fan belt, water pump tidak bisa berputar.
6 Tanda Radiator Rusak
Banyak pengemudi baru menyadari masalah radiator setelah mesin sudah overheat di jalan.
Melansir siaran pers yang diterima Indozone dari Auto2000, ada tanda-tanda radiator rusak.
1. Cairan Pendingin Cepat Habis
Kalau reservoir coolant sering kosong tanpa sebab jelas, ada kemungkinan kebocoran di sistem pendingin akibat benturan, karat, atau sambungan yang lepas.
2. Selang Input Radiator Bocor
Sumbatan di saluran pendingin membuat tekanan naik dan selang masuk radiator bisa jebol. Periksa kondisi selang secara berkala.
3. Ada tetesan Air di Bawah Mobil saat Parkir
Ini cara paling mudah mendeteksi kebocoran radiator.
Perhatikan posisi tetesan, tepat di bawah area mesin biasanya mengindikasikan coolant yang bocor.
4. Permukaan Radiator Berkarat
Radiator tersembunyi di balik kondensor AC dan kipas, jadi jarang dilihat.
Gunakan senter untuk mengecek tanda korosi atau rembesan dari kolong mobil.
5. Tutup Radiator Berlumpur
Lumpur di tutup atau leher radiator artinya coolant sudah lama tidak diganti. Segera kuras sebelum sumbatan memperparah kondisi.
6. Indikator Suhu Mesin Naik
Ini tanda paling kritis. Begitu jarum suhu bergerak ke zona merah, tepikan mobil segera dan jangan paksa mesin terus berjalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000