Selasa, 28 APRIL 2026 • 18:13 WIB

Ban Motor Matic Goyang? Ini 6 Solusi yang Wajib Kamu Tahu

Author

Ilustrasi ban motor matic. (Dok. Freepik.)

INDOZONE.ID - Ban motor matic goyang bukan cuma bikin tidak nyaman tapi soal keselamatan.

Solusi ban motor matic goyang dimulai dari mengidentifikasi penyebabnya.

Mulai dari tekanan angin kurang, ban aus, velg penyok, baut longgar, hingga karet engine mounting yang rusak. Semua bisa diatasi, asal cepat ditangani.

6 Solusi Ban Motor Matic Goyang yang Bisa Langsung Dicek

Banyak pengendara yang menyepelekan roda oleng. Padahal, ban yang tidak stabil bisa bikin motor limbung di kecepatan tinggi, dan itu berbahaya.

Sebelum panik atau langsung ke bengkel, coba cek dulu enam hal ini.

Baca juga: 6 Penyebab Ban Motor Matic Goyang, Ada yang Kamu Rasakan?

1. Periksa Tekanan Angin Dulu

Langkah pertama paling simpel. Pinggirkan motor, periksa tekanan ban.

Kalau angin kurang, isi sampai sesuai standar pabrikan. Kalau malah kelebihan, kurangi sedikit.

Tekanan ban yang tidak sesuai adalah penyebab paling umum roda terasa oleng, dan paling sering diabaikan.

Kebiasaan mengecek tekanan ban sebelum berkendara jauh bisa mencegah banyak masalah.

Ilustrasi ban motor yang sering kempes. (freepik)

2. Cek Kondisi Fisik Ban

Tekanan angin normal tapi ban masih goyang? Periksa fisik bannya.

Ban yang sudah aus atau terlalu tipis tidak bisa menjaga kestabilan roda dengan baik, dan itu sudah waktunya diganti.

Jadwal ideal penggantian ban minimal setahun sekali. Jangan tunggu sampai botak atau bahkan robek di jalan.

3. Velg Penyok, Solusinya Ganti

Velg yang bengkok atau penyok akibat menghantam lubang bisa jadi biang keladinya.

Kalau kondisi velg sudah parah, satu-satunya solusi adalah mengganti dengan yang baru.

Untuk mencegah velg cepat rusak lagi, hindari jalanan berlubang sebisa mungkin, jangan bawa beban berlebihan, dan pastikan tekanan ban selalu sesuai standar.

4. Kencangkan Mur As Roda

Mur atau baut roda yang longgar langsung memengaruhi kestabilan kendaraan. Solusinya kencangkan.

Tapi kalau dibiarkan terlalu lama, getaran akibat baut longgar bisa merusak komponen lain di sekitar roda.

Ini salah satu hal yang sering terlewat saat servis rutin, padahal pengecekan baut roda seharusnya masuk checklist wajib.

Ilustrasi ban motor kempes (Freepik)

5. Periksa Karet Engine Mounting

Karet engine mounting yang rusak atau retak bisa menyebabkan getaran berlebih yang terasa sampai ke roda.

Gejalanya motor terasa tidak stabil, kadang disertai suara bising dari area mesin.

Pabrikan merekomendasikan penggantian karet engine mounting setiap 50.000 kilometer, atau lebih cepat kalau gejala di atas sudah muncul.

6. Bawa ke Bengkel Resmi Kalau Tidak Yakin

Tidak semua penyebab ban goyang bisa diidentifikasi sendiri. Kalau sudah cek semuanya tapi masalah belum teratasi, bawa motor ke bengkel resmi untuk diagnosis lebih lanjut.

Mekanik berpengalaman punya alat dan keahlian untuk mendeteksi masalah yang tidak kasat mata, mulai dari ketidaksejajaran roda sampai kerusakan bearing. Jangan tunda kalau gejalanya makin parah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU