INDOZONE.ID - Komponen gardan mobil memiliki peran vital dalam menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang, terutama pada mobil berpenggerak roda belakang (RWD) maupun 4WD.
Letaknya memang tersembunyi di antara roda belakang, tetapi cara kerjanya sangat menentukan performa mobil saat melaju lurus maupun ketika berbelok.
Melansir berbagai laman otomotif, Selasa (5/05/2026) gardan atau differential berfungsi meneruskan putaran dari mesin, memperbesar torsi, sekaligus membagi putaran ke roda kiri dan kanan agar mobil tetap stabil saat menikung.
Inilah yang membuat roda luar dan roda dalam bisa berputar dengan kecepatan berbeda tanpa membuat ban selip.
Lalu, apa saja isi komponen gardan mobil? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Beda Marka Putih dan Kuning di Jalan, Ini Artinya
Cara Kerja Gardan Mobil Secara Sederhana
Sebelum mengenal komponennya, perlu pahami dulu alur gardan mobil.
Tenaga dari mesin diteruskan ke propeller shaft, lalu masuk ke gardan melalui drive pinion gear. Putaran ini memutar ring gear, kemudian diteruskan ke sistem diferensial di dalam rumah gardan.
Di titik inilah spider gear dan side gear bekerja. Saat mobil lurus, kedua roda menerima putaran seimbang.
Akan tetapi, saat mobil berbelok, differential membagi putaran sehingga roda luar bisa berputar lebih cepat daripada roda dalam. Hasilnya, mobil menikung lebih halus dan stabil.
15 Komponen Gardan Mobil dan Fungsinya
Berikut 15 komponen gardan mobil beserta fungsinya.
1. Drive Pinion Shaft
Drive pinion shaft menjadi penghubung antara propeller shaft dan sistem gardan. Fungsinya meneruskan putaran dari mesin menuju differential.
2. Drive Pinion Gear
Drive pinion gear menjadi roda gigi utama berbentuk mirip nanas ini menerima putaran awal, lalu menggerakkan ring gear sebagai pemutar sistem diferensial.
3. Ring Gear
Baca juga: 4 Risiko Besar yang Perlu Diketahui jika Mobil Listrik Menerjang Banjir
Ring gear berbentuk cincin besar yang menerima putaran dari pinion gear. Karena diameter lebih besar, putarannya melambat tetapi torsinya meningkat sehingga tenaga ke roda lebih besar.
4. Differential Carrier / Case
Differential carrier adalah rumah besar tempat komponen differential bekerja. Semua gear utama berada di dalam carrier.
5. Spider Gear
Spider gear adalah “otak pembagi putaran”. Spider gear memungkinkan roda kiri dan kanan berputar dengan kecepatan berbeda saat mobil menikung.
6. Spider Gear Shaft
Spider gear shaft menjadi poros dudukan spider gear agar gear pembeda ini dapat berputar stabil.
7. Side Gear
Gear ini menerima putaran dari spider gear lalu menyalurkannya ke axle shaft kiri dan kanan.
8. Axle Shaft
Axle shaft merupakan komponen yang meneruskan tenaga putar langsung ke roda belakang.
9. Axle Shaft Bearing
Axle shaft bearing berfungsi sebagai bantalan putar dapat berputar mulus tanpa gesekan berlebih.
10. Bearing Cap
Bearing cap menjadi penutup bearing yang menjaga posisi bearing tetap presisi dan terlindung dari debu.
Baca juga: Apa Itu Karoseri? Ini Penjelasan, Fungsi, dan Jenisnya di Dunia Otomotif
11. Adjuster Nut
Adjuster Nut merupakan mur penyetel celah antar gear supaya tidak terlalu rapat atau terlalu longgar, sehingga suara gardan tetap halus.
12. Axle Shaft Housing
Axle shaft housing merupakan rumah pelindung axle shaft sekaligus jalur oli pelumas gardan.
13. Axle Shaft Housing Cap
Axle shaft Hhing cap adalah tutup housing yang menjaga sistem tertutup rapat dan memudahkan proses servis.
14. Differential Oil Tube
Differential oil tube adalah saluran pengisian oli gardan, penting untuk menjaga pelumasan gear di dalam differential.
15. Universal Joint Flange & Gasket
Universal joint flange meneruskan putaran sambil menyesuaikan sudut gerak, sedangkan gasket menjaga sambungan tetap rapat agar oli tidak bocor.
Kenapa Gardan Penting Saat Mobil Berbelok?
Baca juga: Power Steering Berat atau Bocor? Ini Biaya Perbaikan dan Penyebab Kerusakannya
Saat mobil menikung, roda luar menempuh jarak lebih jauh daripada roda dalam. Artinya, roda luar harus berputar lebih cepat.
Tanpa gardan, kedua roda dipaksa berputar sama cepat, sehingga mobil terasa “melawan” saat belok dan ban cepat aus.
Di sinilah spider gear bekerja membagi putaran secara otomatis. Mekanisme sederhana inilah yang membuat mobil tetap nyaman, stabil, dan aman saat bermanuver.
Memahami komponen gardan bukan cuma penting bagi mekanik, melainkan bagi pengemudi.
Dengan tahu cara kerjanya, pengemudi ataupun pemilik kendaraan dapat lebih peka saat muncul gejala seperti dengung, getaran, atau suara kasar dari bawah mobil, yang bisa jadi tanda differential mulai bermasalah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000, Suzuki Indonesia