Selasa, 05 MEI 2026 • 12:25 WIB

15 Komponen Gardan Mobil dan Fungsinya: Panduan Lengkap Mekanik Dasar

Author

Ilustrasi Komponen Gardan Mobil (Freepik)

INDOZONE.ID - Komponen gardan mobil memiliki peran vital dalam menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang, terutama pada mobil berpenggerak roda belakang (RWD) maupun 4WD.

Letaknya memang tersembunyi di antara roda belakang, tetapi cara kerjanya sangat menentukan performa mobil saat melaju lurus maupun ketika berbelok.

Melansir berbagai laman otomotif, Selasa (5/05/2026) gardan atau differential berfungsi meneruskan putaran dari mesin, memperbesar torsi, sekaligus membagi putaran ke roda kiri dan kanan agar mobil tetap stabil saat menikung.

Inilah yang membuat roda luar dan roda dalam bisa berputar dengan kecepatan berbeda tanpa membuat ban selip.

Lalu, apa saja isi komponen gardan mobil? Berikut penjelasannya.

Baca juga: Beda Marka Putih dan Kuning di Jalan, Ini Artinya

Cara Kerja Gardan Mobil Secara Sederhana

Sebelum mengenal komponennya, perlu pahami dulu alur gardan mobil.

Tenaga dari mesin diteruskan ke propeller shaft, lalu masuk ke gardan melalui drive pinion gear. Putaran ini memutar ring gear, kemudian diteruskan ke sistem diferensial di dalam rumah gardan.

Di titik inilah spider gear dan side gear bekerja. Saat mobil lurus, kedua roda menerima putaran seimbang.

Akan tetapi, saat mobil berbelok, differential membagi putaran sehingga roda luar bisa berputar lebih cepat daripada roda dalam. Hasilnya, mobil menikung lebih halus dan stabil.

15 Komponen Gardan Mobil dan Fungsinya

Berikut 15 komponen gardan mobil beserta fungsinya.

1. Drive Pinion Shaft

Drive pinion shaft menjadi penghubung antara propeller shaft dan sistem gardan. Fungsinya meneruskan putaran dari mesin menuju differential.

2. Drive Pinion Gear

Drive pinion gear menjadi roda gigi utama berbentuk mirip nanas ini menerima putaran awal, lalu menggerakkan ring gear sebagai pemutar sistem diferensial.

3. Ring Gear

Baca juga: 4 Risiko Besar yang Perlu Diketahui jika Mobil Listrik Menerjang Banjir

Ring gear berbentuk cincin besar yang menerima putaran dari pinion gear. Karena diameter lebih besar, putarannya melambat tetapi torsinya meningkat sehingga tenaga ke roda lebih besar.

4. Differential Carrier / Case

Differential carrier adalah rumah besar tempat komponen differential bekerja. Semua gear utama berada di dalam carrier.

5. Spider Gear

Spider gear adalah “otak pembagi putaran”. Spider gear memungkinkan roda kiri dan kanan berputar dengan kecepatan berbeda saat mobil menikung.

6. Spider Gear Shaft

Spider gear shaft menjadi poros dudukan spider gear agar gear pembeda ini dapat berputar stabil.

7. Side Gear

Gear ini menerima putaran dari spider gear lalu menyalurkannya ke axle shaft kiri dan kanan.

8. Axle Shaft

 Axle shaft merupakan komponen yang meneruskan tenaga putar langsung ke roda belakang.

9. Axle Shaft Bearing

Axle shaft bearing berfungsi sebagai bantalan putar dapat berputar mulus tanpa gesekan berlebih.

10. Bearing Cap

Bearing cap menjadi penutup bearing yang menjaga posisi bearing tetap presisi dan terlindung dari debu.

Baca juga: Apa Itu Karoseri? Ini Penjelasan, Fungsi, dan Jenisnya di Dunia Otomotif

11. Adjuster Nut

Adjuster Nut merupakan mur penyetel celah antar gear supaya tidak terlalu rapat atau terlalu longgar, sehingga suara gardan tetap halus.

12. Axle Shaft Housing

Axle shaft housing merupakan rumah pelindung axle shaft sekaligus jalur oli pelumas gardan.

13. Axle Shaft Housing Cap

Axle shaft Hhing cap adalah tutup housing yang menjaga sistem tertutup rapat dan memudahkan proses servis.

14. Differential Oil Tube

Differential oil tube adalah saluran pengisian oli gardan, penting untuk menjaga pelumasan gear di dalam differential.

15. Universal Joint Flange & Gasket

Universal joint flange meneruskan putaran sambil menyesuaikan sudut gerak, sedangkan gasket menjaga sambungan tetap rapat agar oli tidak bocor.

Kenapa Gardan Penting Saat Mobil Berbelok?

Baca juga: Power Steering Berat atau Bocor? Ini Biaya Perbaikan dan Penyebab Kerusakannya

Saat mobil menikung, roda luar menempuh jarak lebih jauh daripada roda dalam. Artinya, roda luar harus berputar lebih cepat.

Tanpa gardan, kedua roda dipaksa berputar sama cepat, sehingga mobil terasa “melawan” saat belok dan ban cepat aus.

Di sinilah spider gear bekerja membagi putaran secara otomatis. Mekanisme sederhana inilah yang membuat mobil tetap nyaman, stabil, dan aman saat bermanuver.

Memahami komponen gardan bukan cuma penting bagi mekanik, melainkan bagi pengemudi.

Dengan tahu cara kerjanya, pengemudi ataupun pemilik kendaraan dapat lebih peka saat muncul gejala seperti dengung, getaran, atau suara kasar dari bawah mobil, yang bisa jadi tanda differential mulai bermasalah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000, Suzuki Indonesia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU