INDOZONE.ID - Pernahkah kamu merasakan momen ketika sedang asyik memutar tuas gas motor matic, namun mesin justru terasa tertahan, menggerung, atau bahkan seperti tidak mau lari?
Masalah motor matic yang kehilangan tenaga atau "ngempos" saat digas tentu sangat menjengkelkan. Apalagi jika kamu sedang berada di tengah kemacetan atau harus mendahului kendaraan lain.
Masalah ini biasanya merupakan sinyal bahwa ada komponen yang sudah mulai aus atau kotor. Di tahun 2026, dengan mobilitas perkotaan yang semakin tinggi, perawatan pada sektor krusial menjadi kunci utama.
Berikut adalah, 3 penyebab utama motor matic hilang tenaga saat digas yang wajib kamu ketahui.
Penyebab Motor Matic Hilang Tenaga Saat Digas
1. Komponen CVT yang Kotor atau Aus
Sebagai sistem penggerak utama pada motor matic, kondisi Continuously Variable Transmission (CVT) sangat menentukan performa mesin.
Penyebab yang paling sering ditemui adalah, adanya tumpukan debu di dalam bak CVT atau kondisi v-belt yang sudah mulai melar.
Baca juga: Jangan Nunggu Rusak, Ini Waktu Servis CVT Motor Matic
Selain itu, roller yang sudah peyang atau tidak bulat sempurna, akan membuat rasio transmisi tidak berjalan lancar; sehingga meskipun mesin berputar tinggi, tenaga tidak tersalurkan secara maksimal ke roda belakang.
2. Saringan Udara yang Tersumbat
Mesin membutuhkan campuran udara dan bahan bakar yang tepat untuk menghasilkan ledakan tenaga. Jika saringan udara motor kamu sudah sangat kotor atau dipenuhi debu jalanan, maka suplai oksigen ke ruang bakar akan terhambat.
Baca juga: 3 Dampak Fatal Filter Udara Jarang Dibersihkan Bisa Bikin Motor Sengsara
Hal ini menyebabkan pembakaran menjadi tidak sempurna, mesin akan terasa berat, "brebet", dan kehilangan tenaga secara tiba-tiba saat kamu mencoba menambah kecepatan.
3. Masalah pada Sistem Pembakaran (Busi dan Injeksi)
Komponen kecil seperti busi memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas tenaga. Busi yang sudah mulai lemah atau berkerak tidak mampu menghasilkan percikan api yang kuat untuk membakar bensin.
Selain itu, kotornya bagian throttle body atau tersumbatnya lubang injector, juga bisa mengakibatkan suplai bahan bakar tidak stabil.
Akibatnya, saat kamu menarik gas secara spontan, mesin tidak mendapatkan asupan bahan bakar yang cukup untuk berakselerasi.
Baca juga: Tanda-Tanda Busi Motor Bermasalah, Jangan Tunggu Mogok
Kehilangan tenaga pada motor matic bukan hanya masalah kenyamanan, tapi juga menyangkut faktor keamanan saat berkendara.
Melakukan servis rutin pada area CVT dan memastikan filter udara serta busi dalam kondisi bersih merupakan cara paling ampuh untuk menjaga motor tetap responsif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra-honda.com