Sabtu, 16 MEI 2026 • 20:00 WIB

Cara Membersihkan Lumpur dan Oli di Kolong Motor, Bisa Sendiri di Rumah!

Author

Ilustrasi Membersihkan Lumpur dan Oli di Kolong Motor (Freepik)

INDOZONE.ID - Cara membersihkan lumpur dan oli di kolong motor penting diketahui, terutama saat musim hujan.

Area kolong motor menjadi bagian yang paling sering terkena cipratan lumpur, debu, hingga oli yang menempel selama digunakan berkendara.

Kotoran yang dibiarkan terlalu lama dapat memicu karat, membuat komponen cepat aus, hingga menyebabkan gangguan pada performa motor.

Karena itu, membersihkan bagian kolong motor secara rutin menjadi salah satu langkah perawatan yang tidak boleh diabaikan.

Baca juga: Ini Kelebihan dan Kekurangan Bahan Bodi Motor ABS Pada Motor

Bahaya Membiarkan Kolong Motor Kotor

Kotoran dan oli yang menumpuk di bagian bawah motor bisa menimbulkan berbagai masalah pada komponen kendaraan.

Salah satu yang paling sering terjadi adalah kerusakan pada sil bearing roda akibat paparan air kotor dan lumpur. Jika dibiarkan, laher roda bisa cepat aus dan roda terasa oblak saat digunakan.

Selain itu, gir dan rantai motor juga lebih mudah berkarat apabila jarang dibersihkan. Kondisi tersebut dapat membuat pemilik motor harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mengganti sprocket kit baru.

Bagian leher dan pipa knalpot juga berisiko mengalami karat hingga kebocoran jika terus terkena lumpur dan air kotor.

Bahkan, penumpukan lumpur bercampur oli dapat menghambat pelepasan panas mesin sehingga motor lebih mudah mengalami overheat.

Baca juga: Kenapa Aki Motor Tidak Mengisi? Ini Penyebabnya

Cara Membersihkan Lumpur dan Oli di Kolong Motor

Membersihkan kolong motor sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah dengan langkah yang cukup sederhana.

1. Siram Kolong Motor dengan Air Bersih

Langkah pertama adalah membilas area kolong menggunakan air bersih untuk menghilangkan lumpur yang menempel.

Gunakan semprotan air bertekanan rendah atau sedang agar tidak merusak komponen kelistrikan maupun seal oli pada motor.

2. Gunakan Engine Degreaser

Setelah permukaan dibasahi, semprotkan engine degreaser secara merata pada area yang terkena oli dan kotoran membandel.

Cairan ini efektif melarutkan noda oli dan kerak yang menempel pada mesin maupun rangka motor.

Jika tidak memiliki engine degreaser, sabun cuci piring juga bisa digunakan sebagai alternatif untuk membersihkan noda ringan.

3. Sikat Area yang Kotor

Gunakan sikat gigi bekas atau sikat berbulu halus untuk membersihkan sela-sela sempit pada mesin, baut, dan rangka motor.

Pastikan area yang sering menjadi tempat penumpukan oli beku dan lumpur dibersihkan secara menyeluruh. Jika kerak oli masih menempel, ulangi penggunaan degreaser hingga kotoran terangkat.

Baca juga: Pahami 5 Cara Memperbaiki Stang Motor Goyang yang Wajib Dipahami, Jangan Panik Dulu!

4. Bilas dan Keringkan

Setelah selesai disikat, bilas kembali menggunakan air bersih sampai sisa cairan pembersih benar-benar hilang.

Kemudian keringkan menggunakan lap microfiber agar tidak meninggalkan noda putih pada permukaan mesin.

Pastikan motor benar-benar kering sebelum kembali digunakan.

Hal yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Kolong Motor

Terdapat beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat mencuci kolong motor, seperti:

  • Mencuci motor saat mesin masih panas
  • Menggunakan air bertekanan terlalu tinggi
  • Membersihkan rantai dengan bensin atau solar
  • Menggunakan sikat kasar pada bagian shock
  • Membiarkan cairan degreaser mengering terlalu lama

Kesalahan tersebut dapat merusak komponen motor dan membuat beberapa bagian lebih cepat aus.

Baca juga: Mengenal Fungsi Roller Pada Motor Matic dan Cara Kerjanya dalam Mengatur Kecepatan

Kapan Kolong Motor Harus Dibersihkan?

Kolong motor sebaiknya segera dibersihkan setelah melewati jalan berlumpur, hujan deras, atau genangan air.

Selain itu, pembersihan rutin setiap dua minggu hingga satu bulan sekali juga penting dilakukan agar komponen motor tetap bersih dan terhindar dari karat.

Perawatan sederhana ini dapat membantu menjaga performa motor tetap optimal sekaligus membuat usia pakai komponen menjadi lebih panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU