INDOZONE.ID - Setir mobil yang tiba-tiba bergetar saat melaju kencang bukan hal yang boleh diabaikan.
Ada dua penyebab paling umum, yakni roda yang tidak balance atau komponen rem yang bermasalah.
Keduanya bisa ditangani, tapi harus cepat sebelum jadi bahaya nyata di jalan.
Bukan Semua Getaran Setir Itu Berbahaya
Sebelum panik, kenali dulu jenisnya. Getaran tipis yang muncul saat melewati jalan bergelombang itu normal.
Pasalnya itu memang cara suspensi dan ban bekerja menyerap permukaan jalan yang tidak rata.
Yang perlu diwaspadai adalah getaran kuat dan konstan yang muncul meski jalan mulus.
Jenis ini terasa terus-menerus, makin intens seiring kecepatan naik, dan tidak hilang sendiri.
Kalau sudah begini, ada komponen yang memang bermasalah.
Baca juga: 5 Tanda Mobil Kamu Minta Diservis Sekarang
2 Penyebab Utama Setir Bergetar di Kecepatan Tinggi
1. Roda Tidak Balance
Ini penyebab paling umum. Ketika bobot ban atau velg tidak merata, roda berputar tidak simetris, dan getarannya merambat langsung ke setir saat kecepatan tinggi.
Makin kencang laju kendaraan, makin kuat getaran yang dirasakan tangan.
Solusinya, balancing keempat roda menggunakan mesin kalibrasi di bengkel atau workshop ban.
Setelah balancing, idealnya lakukan juga rotasi ban secara berkala supaya keausan tapak merata di semua roda.
Banyak pengemudi skip rotasi ban karena dianggap sepele, padahal ini yang bikin masalah balance balik lagi lebih cepat.
2. Komponen Rem Bermasalah
Ini yang lebih serius. Ciri khasnya mudah dikenali: setir bergetar hebat tepat saat kamu menginjak pedal rem untuk memperlambat laju kendaraan.
Bukan sebelum ngerem, bukan sesudah, tapi saat pedal ditekan.
Penyebabnya paling sering adalah permukaan piringan rem (disc brake) yang sudah tidak rata atau bergelombang akibat panas berlebih dan usia pakai.
Piringan yang tidak rata membuat kampas rem tidak menjepit secara seragam, dan getaran itu langsung terasa di setir.
Ada dua opsi penanganan tergantung kondisi komponen. Kalau ketebalan rotor disc masih dalam batas toleransi, permukaan bisa diratakan ulang dengan cara dibubut.
Tapi kalau piringan sudah terlalu tipis, harus diganti, tidak ada jalan lain. Kampas rem juga perlu diganti secara berkala agar gigitan rem tetap seimbang.
Kapan Harus Langsung ke Bengkel?
Kalau getaran setir muncul konsisten di atas 80 km/jam dan makin parah saat ngerem, jangan tunda.
Dua kondisi itu sudah cukup jadi alasan untuk segera bawa mobil ke bengkel dan minta pemeriksaan sistem kemudi serta rem secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mitsubishi Motors