Minggu, 12 JULI 2026 • 13:20 WIB

6 Cara Memilih Ban Motor Bekas yang Masih Layak, Hemat tapi Tetap Aman!

Author

Cara memilih ban motor bekas yang masih layak

INDOZONE.ID - Kamu lagi cari ban motor, tapi budget belum cukup untuk beli yang baru? 

Memang saat kondisi seperti ini ban motor bekas bisa jadi solusi, asalakan kamu tidak salah pilih karena tergiur harga murah ya. 

Apa lagi mengingat ban punya peran utama penting yaitu untuk kesalamatan saat berkendara. Nah agar kamu tidak salah pilih berikut beberapa cara memilih ban motor bekas yang masih aman:  

1. Cek Usia Produksi Ban

Sebelum tergoda dengan tampilan ban yang masih mulus, coba cek dulu usia produksinya.

Setiap ban biasanya memiliki kode produksi di bagian dinding samping yang menunjukkan kapan ban tersebut dibuat.

Meski alurnya masih tebal, ban yang sudah terlalu lama bisa mengalami pengerasan karet dan membuat daya cengkeramnya menurun.

Jadi, jangan hanya menilai dari bentuk luar, karena usia ban juga sangat menentukan tingkat keamanannya di jalan.

2. Perhatikan Kondisi Dinding Samping Ban

Setelah kamu sudah mengecek usia ban, bagian lain yang tidak boleh dilewatkan untuk dicek adalah dinding sampingnya.

Kamu bisa cek bannya dengan beberapa aspek yaitu apakah ada retakan kecil, benjolan, atau bagian yang terlihat tidak rata di bagian samping ban. 

Sebaliknya, kalau bagian sampingnya sudah mencurigakan, lebih baik cari ban lain yang kondisinya lebih aman.

3. Pastikan Alur Ban Masih Tebal

Kamu perlu tau alur menjadi bagian penting di dalam ban, karena berfungsi menjaga cengkeraman ban ke jalan, terutama saat melewati permukaan basah.

Baca juga: Cara Benar Menjaga Tekanan Ban agar Aman saat Berkendara di Musim Hujan

Nah ban second yang masih layak biasanya memiliki pola alur yang jelas dan belum terlalu tipis.

Kalau permukaan ban sudah hampir rata atau terlihat gundul, risiko tergelincir akan semakin besar saat hujan.

Jadi, jangan hanya tergiur harga murah, karena tapak ban yang masih sehat sangat berpengaruh pada keselamatan berkendara

4. Periksa Bentuk Ban agar Tidak Berubah

Langkah selanjutnya jika kamu mau beli ban bekas adalah cek terlebih dahulu bentuknya. 

Kamu bisa liat apakah bentuknya masih bulat sempurna atau sudan mengalami sedikit perubahan bentuk.

Nah jika kamu liat sudah berubah bentuk walaupun sedikit sebaiknya hindari untuk beli. 

Hal ini dikarenakan ban yang bentuknya sudah tidak presisi biasanya membuat motor terasa goyang dan kurang stabil saat dikendarai.

Untuk memastikannya, kamu bisa menggulirkan ban di permukaan datar dan melihat apakah putarannya masih mulus.

5. Hindari Ban dengan Terlalu Banyak Tambalan

Ban second yang pernah ditambal sebenarnya masih bisa dipertimbangkan, asalkan jumlah tambalannya tidak terlalu banyak.

Namun, kalau tambalan tersebar di banyak titik, itu bisa menjadi tanda ban sudah sering bermasalah.

Baca juga: Tekanan Angin Ban Mobil Ring 13–18, Berapa yang Tepat?

Kondisi ini membuat kekuatan ban tidak lagi optimal dan berisiko saat dipakai dalam perjalanan jauh atau kecepatan tinggi.

Lebih aman pilih ban dengan riwayat kerusakan minim agar pemakaiannya tetap nyaman.

6. Sesuaikan Ukuran Ban dengan Motor

Selain kondisi fisik, pastikan juga ukuran ban second sesuai dengan rekomendasi motor kamu.

Ban yang terlalu besar atau terlalu kecil bisa memengaruhi kenyamanan, handling, hingga kestabilan saat berkendara.

Jangan memaksakan ukuran hanya karena harganya murah atau tampilannya terlihat keren.

Ban yang sesuai standar akan membuat motor tetap aman dan tidak membebani komponen lain.

Itulah beberapa cara memilih ban bekas yang bisa kamu tiru. Tetap hati-hati ya! 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Tire Agent

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU