Rabu, 24 JULI 2024 • 16:50 WIB

7 Tips Membeli Ban Mobil Bekas yang Harus Kamu Ketahui!

Author

Ilustrasi Ban Musim Panas

INDOZONE.ID - Membeli ban mobil adalah salah satu keputusan penting bagi pemilik kendaraan, baik itu untuk mengganti ban yang sudah aus atau untuk kebutuhan khusus seperti mobilitas harian atau perjalanan jauh.

Namun, jika kamu merasa anggaran untuk membeli ban baru terlalu tinggi, membeli ban bekas bisa menjadi pilihan yang cerdas.

Ban bekas menawarkan solusi yang ekonomis, namun ada beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui untuk memastikan bahwa pilihanmu tidak hanya menghemat uang tetapi juga aman untuk digunakan.

Cara Aman Beli Ban Mobil Bekas

1. Mengetahui Tanggal Pembuatan Ban

Ilustrasi Ban Tubeless

Langkah pertama dalam membeli ban bekas adalah memeriksa tanggal pembuatan. Tanggal pembuatan ini tertera dalam kode DOT di sisi ban dan biasanya terdiri dari empat digit yang menunjukkan minggu dan tahun pembuatan.

Misalnya, jika kode DOT-nya adalah "2522", ini berarti ban diproduksi pada minggu ke-25 tahun 2022. Umumnya, ban yang lebih tua dari lima tahun mungkin tidak direkomendasikan, meskipun tampilannya masih bagus.

Karet ban bisa menurun kualitasnya seiring waktu, meski secara visual masih terlihat baik. Jadi, pastikan untuk memilih ban yang tanggal pembuatannya tidak terlalu lama.

2. Memeriksa Kondisi Profil Ban

Ilustrasi Ban All Season

Setelah mengetahui tanggal pembuatan, langkah berikutnya adalah memeriksa kondisi profil ban. Profil ban, atau tapak ban, sangat penting untuk menentukan keamanan dan performa ban.

Baca Juga: Catat, Ini Penyebab Ban Mobil Pecah yang Harus Kamu Ketahui! 

Kamu bisa menggunakan alat pengukur kedalaman tapak atau bahkan koin untuk memeriksa kedalaman alur tapak ban. Idealnya, kedalaman tapak harus lebih dari 1,6 mm.

Selain itu, perhatikan keausan pada tapak; keausan yang tidak merata bisa menandakan adanya masalah dengan suspensi atau alignment kendaraan. Jika tapak ban sudah aus atau keausannya tidak merata, sebaiknya pertimbangkan untuk mencari opsi lain.

3. Memeriksa Kerusakan Fisik pada Ban

Ilustrasi ban pecah (foto: moservice.id)

Selanjutnya, kamu perlu memeriksa apakah ada kerusakan fisik pada ban. Kerusakan fisik seperti retakan pada sisi ban atau pecah-pecah pada permukaan tapak bisa mengindikasikan bahwa ban sudah tidak layak digunakan.

Juga, perhatikan apakah ada benjolan atau deformasi di dinding samping ban, karena ini bisa menunjukkan adanya kerusakan struktural yang dapat berbahaya saat berkendara.

Pastikan ban tidak memiliki kerusakan yang signifikan yang dapat mempengaruhi keselamatanmu di jalan.

4. Menilai Keseimbangan dan Getaran Ban

Ilustrasi mobil sedang menjalani perawatan spooring. (INDOZONE/Harits Tryan Akhmad).

Ban yang baik harus seimbang dan tidak menyebabkan getaran yang aneh saat berkendara. Jika memungkinkan, bawa ban ke bengkel untuk memeriksa keseimbangannya.

Baca Juga: Penyebab Tekanan Angin Ban Kendaraan Cepat Berkurang, Simak Selengkapnya! 

Ban yang tidak seimbang bisa menyebabkan getaran yang tidak nyaman saat berkendara dan bisa mempengaruhi handling kendaraan.

Setelah membeli ban, kamu juga bisa melakukan tes berkendara dengan kecepatan yang berbeda untuk memastikan tidak ada getaran yang tidak normal. Jika ada getaran yang tidak biasa, ini bisa menjadi indikasi bahwa ban perlu diperiksa lebih lanjut.

5. Memeriksa Dinding Samping Ban

Ilustrasi Ban Musim Panas

Dinding samping ban juga harus dalam kondisi baik untuk memastikan keselamatan berkendara. Cek apakah ada keretakan, penyok, atau deformasi pada dinding samping ban.

Keretakan atau penyok pada dinding samping bisa menunjukkan bahwa ban telah mengalami benturan keras atau kerusakan yang mungkin mengurangi kekuatan strukturalnya.

Pastikan tidak ada kerusakan yang bisa menurunkan performa atau keselamatan ban.

 

6. Membandingkan Harga dan Memilih Penjual Terpercaya

Tidak peduli seberapa besar ukuran kendaraan Anda, ban adalah investasi besar. Untuk memperpanjang umur ban sebanyak mungkin, penting menjaga perawatan dan pemeliharaan secara teratur. (pexels.com)

Harga tentu menjadi faktor penting dalam membeli ban bekas, tetapi harga yang terlalu murah bisa menjadi tanda bahwa ban tersebut tidak dalam kondisi baik. Bandingkan harga dari beberapa tempat dan pilihlah penjual yang memiliki reputasi baik.

Baca Juga: 6 Keuntungan Pakai Ban Nitrogen untuk Kendaraan, Simak Penjelasannya! 

Penjual yang terpercaya biasanya memberikan informasi yang jelas tentang kondisi ban dan mungkin menawarkan jaminan atau garansi jika ada masalah dengan ban setelah pembelian.

7. Memastikan Ukuran dan Spesifikasi Ban

Pentingnya Menjaga Keseimbangan Roda, Rotasi, dan Penyetelan (pexels.com)

Sebelum membeli, pastikan ukuran dan spesifikasi ban sesuai dengan yang dibutuhkan oleh kendaraanmu. Periksa ukuran ban yang tertera di sisi ban dan pastikan sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil.

Selain itu, pastikan spesifikasi seperti kapasitas beban dan kecepatan maksimum juga sesuai dengan kebutuhan kendaraanmu.

Baca Juga: Berapa Rekomendasi Tekanan Angin Ban Untuk Toyota Avanza? Cek Panduannya Disini! 

Membeli ban mobil bekas memang memerlukan perhatian dan ketelitian. Kamu harus memeriksa tanggal pembuatan, kondisi profil ban, dan kerusakan fisik pada ban untuk memastikan keamanannya.

Selain itu, menilai keseimbangan ban, memeriksa dinding samping, dan mengetahui riwayat penggunaan ban juga merupakan langkah penting. Jangan lupa untuk membandingkan harga dan memilih penjual yang terpercaya untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Dengan mengikuti tips ini, kamu akan lebih mudah menemukan ban bekas yang berkualitas, aman, dan sesuai dengan kebutuhanmu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dunlop.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU