Minggu, 09 NOVEMBER 2025 • 16:05 WIB

Hyundai Gandeng NVIDIA, Bangun ‘AI Factory’ Canggih untuk Mobil Otonom dan Pabrik Pintar

Author

Hyundai gandeng NVIDIA bangun oabrik pintar berbasis AI. (Dok. Hyundai Motors Indonesia)

INDOZONE.ID - Hyundai Motor Group dan NVIDIA memperluas kolaborasi besar mereka dengan membangun pabrik AI berbasis NVIDIA Blackwell.

Langkah ini akan mempercepat pengembangan mobil otonom, pabrik pintar, dan robotik, sekaligus menegaskan posisi Korea Selatan sebagai pusat physical AI dunia.

Kedua raksasa.ini berfokus pada pengembangan teknologi physical AI, yang bisa diterapkan langsung pada kendaraan, robot, dan sistem manufaktur.

Dalam proyek besar ini, Hyundai dan NVIDIA akan mengintegrasikan 50.000 GPU NVIDIA Blackwell untuk melatih dan menjalankan model AI secara masif.

Teknologi ini akan menjadi fondasi dari pabrik dan kendaraan pintar Hyundai di masa depan.

Ekosistem AI Korea Selatan

Tak hanya soal teknologi, langkah ini juga punya dampak strategis bagi Korea Selatan. Hyundai dan NVIDIA akan bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun pusat physical AI nasional, didukung investasi sekitar USD3 miliar.

Rencana ini mencakup pendirian Physical AI Application Center Hyundai, NVIDIA AI Technology Center, serta pusat data raksasa khusus AI di Korea Selatan.

“Pengembangan physical AI sangat penting bagi Korea Selatan untuk bisa menjadi negara terdepan di bidang AI,” kata Bae Kyung-hoon, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan.

Menurut Euisun Chung, Executive Chair Hyundai Motor Group, kerja sama ini bukan sekadar upgrade teknologi, tapi lompatan menuju masa depan mobilitas cerdas.

“Bersama NVIDIA, kami membangun fondasi kuat untuk ekosistem AI Korea Selatan — mendorong inovasi, mengembangkan keahlian, dan menempatkan kami sebagai pemimpin global di bidang AI,” ujarnya.

Baca juga: Apakah Hyundai IONIQ 5 Jadi EV Paling Worth It di 2025?

CEO NVIDIA Jensen Huang juga menegaskan hal yang sama.

“AI akan merevolusi setiap aspek industri, mulai dari desain kendaraan hingga produksi dan robotika,” katanya.

Otak di Balik Mobil dan Pabrik Masa Depan

Melalui AI Factory berbasis NVIDIA Blackwell, Hyundai bakal memadukan seluruh elemen inovasi — mulai dari mobil otonom, pabrik otomatis, hingga sistem robotik — dalam satu ekosistem AI yang saling terhubung.

Tiga platform utama jadi tulang punggung infrastruktur ini:

1. NVIDIA DGX untuk pelatihan dan pengembangan model AI.

2. NVIDIA Omniverse & Cosmos untuk simulasi digital twin dan pengujian virtual.

3. NVIDIA DRIVE AGX Thor sebagai “otak AI” yang memproses data real-time di kendaraan dan robot.

Pabrik Digital yang Bisa Belajar dan Beradaptasi

Hyundai juga memanfaatkan NVIDIA Omniverse Enterprise untuk membangun replika digital dari seluruh pabriknya — atau yang disebut digital twin. Versi virtual ini bisa digunakan untuk pengujian software, simulasi produksi, dan kontrol presisi tanpa menghentikan operasional di dunia nyata.

Teknologi ini membuka jalan menuju pabrik sepenuhnya otomatis dan berbasis software, di mana robot dan sistem AI bisa beradaptasi dengan perubahan kondisi secara real-time.

Di sisi robotik, Hyundai juga mengandalkan NVIDIA Isaac Sim, platform terbuka yang memungkinkan pengujian gerakan dan keamanan robot sebelum benar-benar ditempatkan di pabrik fisik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hyundai Motors Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU