INDOZONE.ID - AION UT dari GAC AION mencatatkan penjualan 242 unit pada Maret 2026 berdasarkan data wholesales GAIKINDO, menempatkannya sebagai pemimpin di segmen medium hatchback EV Indonesia.
Mobil listrik ini dijual mulai Rp325 juta untuk varian Standard dan Rp375 juta untuk varian Premium (OTR Jakarta).
AION UT adalah mobil listrik segmen medium hatchback dari GAC AION, merek EV asal China yang masuk Indonesia di bawah naungan GAC Indonesia.
Segmen medium hatchback EV adalah ceruk yang relatif baru di pasar Indonesia.
Baca juga: AION UT Premium Hadir sebagai Tipe Tertinggi, Simak Spesifikasi dan Keunggulannya di Sini!
Varian dan Performa
Ada dua varian yang ditawarkan. Varian Standard pakai baterai 44,12 kWh dengan jangkauan hingga 400 km (NEDC). Varian Premium naik ke baterai 60 kWh dengan jangkauan hingga 500 km (NEDC).
Motor listriknya menghasilkan tenaga 150 kW dan torsi 210 Nm. Untuk fast charging, varian Premium mendukung hingga 87 kW.
Perlu diingat angka jangkauan NEDC bisa berbeda dengan kondisi berkendara nyata di jalan Indonesia. Angka realistisnya bisa 15–20% lebih rendah tergantung kondisi lalu lintas dan gaya berkendara.
Keselamatan
AION UT menggunakan struktur bodi dengan hingga 71% high-strength steel, dilengkapi one-piece hot-formed double door ring dan teknologi Dragon-Bone Embraced Body Structure untuk distribusi energi benturan yang lebih merata.
Perlindungan pasifnya mencakup enam airbag dan V-shaped side air curtain sepanjang 2,1 meter dari pilar A hingga C.
Untuk keselamatan aktif, tersedia paket lengkap, mulai AEB, FCW, LDW, BSD, hingga DOW.
Sistem pengisian dayanya juga sudah tersertifikasi CCTA (European Standard) dan TUV SUD, yang artinya kompatibel dengan infrastruktur charging publik internasional.
Sementara selisih harga antara Standard dan Premium adalah Rp50 juta. Varian ini mendapatkan panoramic roof, kursi elektrik berventilasi, wireless charging, adaptive cruise control, lane keeping assist, dan fitur semi-otonom.
"Kami optimistis AION UT dapat menjadi bagian dari solusi mobilitas masa depan yang lebih efisien, aman, nyaman, dan berkelanjutan di Indonesia," ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: AION Indonesia