Rabu, 06 MEI 2026 • 20:30 WIB

Comeback Freelander! Kini Jadi SUV Listrik Futuristik

Author

Freelander 8 debut di China. (arenaEV)

INDOZONE.ID - Jaguar Land Rover bersama Chery resmi memperkenalkan model terbaru bernama Freelander 8 di China. Nama “Freelander” sendiri bukan hal baru, tapi kali ini hadir dengan konsep yang benar-benar berbeda dari generasi awalnya di era 2000-an.

Kalau dulu Freelander dikenal sebagai SUV kompak, versi terbaru ini justru tampil jauh lebih besar dan sepenuhnya bertenaga listrik. Panjang bodinya tembus sekitar 5,1 meter, masuk kategori SUV besar yang cocok untuk keluarga atau perjalanan jarak jauh.

Dari segi desain, tampilannya dibuat kotak dan tegas, masih membawa sedikit “DNA” khas Land Rover lama. Lampu depan berbentuk kotak, bodi dibalut aksen plastik mengilap, dan garis jendela yang mengingatkan pada model klasik. Detail modern tetap ada, seperti handle pintu yang tersembunyi dan baru muncul saat dibutuhkan.

Baca juga: Jaguar Land Rover Meluncurkan Produk Terbarunya, Ini Spesifikasinya

Bagian belakang juga cukup menarik. Ada spoiler yang ternyata menyimpan beberapa kamera, ditambah tulisan “Freelander” besar di pintu bagasi. Beberapa emblem seperti “8 Super” dan “i-ATS” juga disematkan untuk menandai varian.

Masuk ke dalam kabin, nuansanya serba digital. Layar besar membentang di tengah dashboard untuk mengatur berbagai fungsi, mulai dari navigasi sampai hiburan. Tapi, tombol fisik tetap disediakan di bawahnya untuk akses cepat. Setirnya dibuat agak unik dengan bentuk oval dan kombinasi dua warna.

Soal teknologi, mobil ini sudah dibekali sensor LiDAR dari Huawei yang diklaim mampu membaca kondisi sekitar dengan detail tinggi. Sistem ini bekerja dengan fitur bantuan berkendara seperti penjaga jalur dan sistem keselamatan berbasis sensor. Di dalamnya juga sudah memakai chip Snapdragon terbaru untuk mendukung performa sistem.

Meski banyak dipakai di jalan kota, Freelander 8 tetap dirancang bisa diajak ke berbagai medan. Mobil ini sudah diuji di puluhan kondisi jalan berbeda. Sistemnya bahkan bisa menyesuaikan karakter berkendara secara otomatis, tergantung kondisi permukaan. Ada juga pengunci roda depan, diferensial elektronik belakang, serta suspensi udara pintar untuk menjaga kenyamanan.

Baca juga: Jaguar Land Rover dan Nvidia Kolabs Kembangkan Kendaraan yang Bisa Nyetir Sendiri

Model ini jadi langkah besar bagi kerja sama kedua perusahaan melalui joint venture mereka. Penjualan model lama seperti Range Rover Evoque dan Discovery Sport di China disebut menurun, sehingga strategi pun diubah. Fokusnya kini dialihkan ke lini baru berbasis listrik.

Pabrik mereka di China sendiri punya kapasitas produksi hingga 200 ribu unit per tahun, dan ke depan akan difokuskan untuk lini Freelander. Setelah debut di China, mobil ini juga direncanakan masuk ke pasar Timur Tengah dalam waktu dekat.

Kalau melihat tren di Indonesia, SUV listrik besar seperti ini memang belum jadi pasar utama. Tapi dengan perkembangan infrastruktur kendaraan listrik dan minat konsumen yang mulai tumbuh, bukan tidak mungkin model seperti Freelander 8 bisa ikut meramaikan segmen premium di Tanah Air dalam beberapa tahun ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ArenaEV

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU